Tinggalkan Agenda dan Kenyamanan, Abusama Berlayar Bersama Ratusan Peserta Jamnas Menuju Ternate

Editor: Admin

 

Di tengah padatnya tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dan agenda nasional di Makassar, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara, Dr. Muhammad Abusama, M.M., mengambil keputusan berbeda. Ia memilih menanggalkan kenyamanan perjalanan udara dan bergabung bersama 413 anggota Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Maluku Utara dalam pelayaran menuju Ternate.

SOFIFI — Di tengah padatnya tugas sebagai anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dan agenda nasional di Makassar, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara, Dr. Muhammad Abusama, M.M., mengambil keputusan berbeda. Ia memilih menanggalkan kenyamanan perjalanan udara dan bergabung bersama 413 anggota Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Maluku Utara dalam pelayaran menuju Ternate.

Muhammad Abusama bergabung dengan rombongan saat KM Nggapulu singgah di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, pada 29 Agustus 2026. Sejak kapal kembali bertolak, ia ikut menjalani perjalanan laut bersama para peserta, pembina, pendamping, dan tenaga kesehatan.

Keputusan tersebut tidak sekadar menyangkut pilihan transportasi. Di baliknya terdapat keteladanan seorang pemimpin yang memilih hadir langsung di tengah anggotanya setelah mereka menyelesaikan rangkaian panjang Jamnas XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta.

Sebelum bergabung dengan kontingen, Muhammad Abusama berada di Makassar untuk menghadiri Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri Tingkat Nasional VIII yang berlangsung pada 24–30 Agustus 2026.

Dengan agenda yang masih berlangsung, Abusama sebenarnya memiliki pilihan menggunakan transportasi yang lebih cepat untuk kembali ke Maluku Utara. Namun, ia justru menaiki KM Nggapulu dan memilih menempuh perjalanan laut bersama ratusan anggota Pramuka.

Di atas kapal, Abusama tidak hanya hadir sebagai Ketua Kwarda. Bersama jajaran pimpinan kontingen, ia ikut memantau keadaan peserta di sejumlah dek dan memastikan mereka memperoleh perhatian selama perjalanan.

Kehadirannya memberikan pesan bahwa tanggung jawab pimpinan tidak berakhir setelah upacara penutupan kegiatan. Keselamatan dan kesehatan peserta hingga kembali kepada keluarga juga merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi.

Ketua Rombongan Jamnas XII Kontingen Maluku Utara, Drs. Djafar Umar, M.M., membenarkan bahwa Muhammad Abusama sengaja memilih pulang bersama kontingen.

“Ketua Kwarda Maluku Utara pulang bersama peserta Kontingen Jamnas. Kehadiran beliau sekaligus untuk melihat dan memastikan langsung kondisi peserta selama perjalanan menuju Ternate,” ujar Djafar.

Kontingen Maluku Utara sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada 26 Agustus 2026. Perjalanan laut yang panjang setelah mengikuti kegiatan dengan jadwal padat membuat kondisi kesehatan peserta menjadi perhatian serius.

Sejumlah peserta dilaporkan mengalami gangguan kesehatan berupa Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi tersebut diduga dipengaruhi paparan debu selama mengikuti kegiatan di arena Jamnas, kelelahan, serta kurangnya asupan cairan selama menjalani berbagai aktivitas.

Dokter Kontingen Daerah Maluku Utara, dr. Selly, bersama dokter dari sejumlah Kwartir Cabang terus melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap peserta yang membutuhkan penanganan.

Peserta juga diingatkan untuk memperbanyak konsumsi air putih, beristirahat dengan cukup, menjaga pola makan, serta menggunakan masker ketika berada di lingkungan yang berdebu.

Sebagai langkah pencegahan, masker telah dibagikan kepada masing-masing Kwartir Cabang dalam rapat yang dilaksanakan di anjungan pameran Jamnas, Buperta Cibubur.

Sebanyak 413 anggota kontingen yang menumpangi KM Nggapulu berasal dari delapan Kwartir Cabang, yaitu Kota Ternate, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Pulau Morotai, Tidore Kepulauan, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Kepulauan Sula.

Sementara peserta dari Kwartir Cabang Halmahera Timur telah lebih dahulu kembali ke Maluku Utara menggunakan pesawat dalam dua kloter penerbangan.

Bagi peserta yang memilih jalur laut, pelayaran menuju Ternate menjadi bagian terakhir dari perjalanan panjang mereka setelah mengikuti Jamnas XII pada 14–21 Agustus 2026.

anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dan agenda nasional di Makassar, Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Maluku Utara, Dr. Muhammad Abusama, M.M.,

Di tengah kelelahan tersebut, kehadiran Ketua Kwarda membawa semangat tersendiri. Jarak jabatan seakan hilang ketika pimpinan, peserta, pembina, pendamping, dan tenaga medis berada dalam kapal yang sama serta menghadapi perjalanan yang sama.

Pilihan Muhammad Abusama berlayar bersama kontingen memperlihatkan wajah kepemimpinan yang tidak berhenti pada arahan dan seremoni.

Ia tidak sekadar melepas keberangkatan atau menunggu kedatangan peserta di pelabuhan. Ia memilih hadir di antara mereka, menyaksikan langsung kondisi perjalanan, serta ikut memastikan seluruh anggota kontingen dapat kembali ke Maluku Utara dengan aman.

Sikap tersebut sejalan dengan nilai-nilai utama Gerakan Pramuka: kepedulian, kebersamaan, tanggung jawab, kesetiaan, dan pengabdian.

Jamnas XII memang telah berakhir di Cibubur. Namun, tanggung jawab terhadap peserta baru benar-benar selesai ketika seluruh anggota kontingen tiba dengan selamat dan kembali kepada keluarga masing-masing.

Dari atas KM Nggapulu, Muhammad Abusama menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu harus ditampilkan melalui pidato. Terkadang, keteladanan justru terlihat dari keputusan sederhana: meninggalkan kenyamanan pribadi untuk berjalan—dan berlayar—bersama orang-orang yang dipimpin.

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com