MB Akui Berada di TKP Bersama Sejumlah Anggota Kodim dan dan Sejumlah Ibu-ibu, Namun Mengaku Tak Melihat Kalau Ada Pemukulan
Peliput : IL | Editor: Tim
Keberadaan sejumlah anggota TNI di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelumnya diungkapkan korban RST dan orang tua korban. Mereka menyebut, sejumlah oknum anggota TNI berada di lokasi ketika dugaan pemukulan terhadap korban terjadi.
Terkait hal tersebut, salah satu oknum anggota TNI berinisial MB, yang saat ini bertugas sebagai Babinsa di Koramil 1509-02/Obi, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (29/08/2026), membenarkan bahwa dirinya berada di TKP.
MB mengaku dirinya tidak datang seorang diri. Menurutnya, terdapat sejumlah anggota Kodim lainnya yang turut berada di lokasi kejadian.
Ia juga menyebut dirinya datang bersamaan dengan sejumlah ibu-ibu, di antaranya terdapat dua oknum bidan.
MB menjelaskan, ketika dirinya berada di lokasi, perempuan hamil tersebut sedang berada di dalam kamar. Ia kemudian meminta korban membuka pintu kamar dengan memberikan jaminan bahwa tidak akan terjadi tindakan kekerasan.
"Jangan ngoni tako ada saya, jadi buka pintu sudah, karena selain saya ada juga anggota TNI lainnya," ujar MB.
Meski berada di lokasi, MB mengklaim dirinya tidak melihat adanya pemukulan terhadap korban. Ia mengatakan terdapat jeda ketika dirinya meninggalkan kamar untuk menjemput dua orang anggota Kodim.
"Jadi pemukulan itu saya tidak lihat karena ada jedah, dimana saya meninggalkan kamar dengan tujuan keluar menjemput 2 orang anggota Kodim," katanya.
Saat ditanya mengenai identitas anggota TNI lainnya yang berada di TKP, MB tidak menyebutkan nama mereka. Ia hanya menjelaskan bahwa terdapat anggota Kodim yang berada di lokasi.
"Jadi ada dua orang anggota Kodim yang saya bawa ke TKP. Memang ada jedah sedikit entah itu dong pukul atau tidak, saya tidak tahu," pungkasnya. (*)


