Disperkimtan Halsel Luncurkan GEMPITA, Inovasi Monitoring Permukiman Berbasis Data Spasial

Editor: Admin

Aksi Perubahan PKA Angkatan I Tahun 2026 Dorong Kepemimpinan Adaptif, Kolaboratif, Inovatif, dan Berdampak

Peliput : Idham | Editor : Idham Hasan

Foto istimewa

BACAN, LUGOPOST.ID– Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Halmahera Selatan resmi meluncurkan inovasi GEMPITA (Gerakan Monitoring Permukiman Terintegrasi) sebagai aksi perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 dengan tema "Membentuk Kepemimpinan Adaptif, Kolaboratif, Inovatif, dan Berdampak."

Inovasi yang digagas Kepala Bidang Prasarana, Sarana Utilitas Umum dan Tata Bangunan Gedung Disperkimtan Halmahera Selatan, Ir. Hasan Abdullah, ST, ini merupakan terobosan dalam membangun sistem pengelolaan data permukiman berbasis spasial yang terintegrasi. GEMPITA dirancang untuk mengoptimalkan inventarisasi aset Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU), monitoring lapangan, validasi lintas sektor, hingga evaluasi secara berkelanjutan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Usai peluncuran, Kepala Bidang Prasarana, Sarana Utilitas Umum dan Tata Bangunan Gedung Disperkimtan Kabupaten Halmahera Selatan, Ir. Hasan Abdullah, ST, mengatakan GEMPITA hadir untuk menjawab tantangan pengelolaan data permukiman yang selama ini masih tersebar di berbagai perangkat daerah sehingga menyulitkan proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

"GEMPITA kami hadirkan untuk menjawab tantangan pengelolaan data permukiman yang selama ini belum terintegrasi. Dengan sistem ini, proses inventarisasi, monitoring, validasi hingga evaluasi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terukur sehingga kebijakan pembangunan benar-benar berbasis data lapangan," ujar Hasan Abdullah kepada LUGOPOST.ID. Senin (20/07/2026). 

Menurutnya, melalui GEMPITA seluruh data Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) akan dihimpun dalam satu sistem berbasis Pelaksanaan inovasi GEMPITA dilakukan melalui tujuh tahapan (milestone), yakni penyusunan rencana kerja, pembangunan komitmen para pemangku kepentingan, inventarisasi data awal PSU, penyusunan regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP), survei lapangan dan geotagging, Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor, hingga peluncuran dan evaluasi program. sp Melalui tahapan tersebut, GEMPITA akan menghasilkan database PSU terintegrasi, peta spasial berbasis Geographic Information System (GIS),Standar Operasional Prosedur (SOP), serta sistem monitoring permukiman yang dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Inovasi ini juga diharapkan meningkatkan sinergi antarperangkat daerah, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel. asial yang dapat diakses sebagai referensi perencanaan pembangunan. Dengan demikian, pemerintah daerah akan lebih mudah memetakan kondisi permukiman, menentukan skala prioritas, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.

“Jadi pelaksanaan inovasi GEMPITA dilakukan melalui tujuh tahapan (milestone), yakni penyusunan rencana kerja, pembangunan komitmen para pemangku kepentingan, inventarisasi data awal PSU, penyusunan regulasi dan Standar Operasional Prosedur (SOP), survei lapangan dan geotagging, Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor, hingga peluncuran dan evaluasi program.”. ujarnya. 

Lanjut, Melalui tahapan tersebut, GEMPITA akan menghasilkan database PSU terintegrasi, peta spasial berbasis Geographic Information System (GIS),Standar Operasional Prosedur (SOP), serta sistem monitoring permukiman yang dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan. Inovasi ini juga diharapkan meningkatkan sinergi antarperangkat daerah, mempercepat proses pengambilan keputusan, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Hasan Abdullah menambahkan, keberhasilan GEMPITA tidak hanya bergantung pada sistem yang dibangun, tetapi juga pada komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dalam menyediakan data yang akurat dan mutakhir demi mendukung pembangunan daerah.

"Harapan kami, GEMPITA ini menjadi fondasi bagi pemerintah daerah dalam mengambil keputusan pembangunan yang tepat sasaran, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan pembangunan permukiman yang berkelanjutan. Semangat kami adalah bersinergi, berkolaborasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Halmahera Selatan,"pungkas Acan, sapaan akrab Ir. Hasan Abdullah. (*) 


Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com