Ketua Yayasan Darul Mujaddid menilai Dapur MBG di Weda Selatan mendorong ekonomi petani dan UMKM lokal dengan perputaran ratusan juta rupiah per bulan
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Yayasan Darul Mujaddid Kabupaten Halmahera Selatan, Karnawi Hasani, menyusul diresmikannya Dapur MBG di Desa Air Salobar, Kecamatan Weda Selatan.
Menurut Karnadi, hingga saat ini Kabupaten Halmahera Tengah baru memiliki satu dapur MBG yang aktif beroperasi, sementara jumlah kecamatan di daerah tersebut mencapai 10 kecamatan.
Secara ideal, satu kecamatan seharusnya memiliki satu dapur MBG. Tapi saat ini baru satu yang berjalan, bahkan di dalam kota sendiri belum ada,” ujar Karnawi kepada media ini Selasa, (03/02/2026).
Ia menjelaskan, dapur MBG di Desa Air Salobar telah beroperasi sejak Desember 2025 dan berjalan selama kurang lebih dua bulan. Selama periode tersebut, dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat sangat signifikan.
Selama dua bulan berjalan ini, dampaknya terasa langsung. Petani sayur dan buah lokal hidup, UMKM bergerak, tahu dari pabrik lokal terserap, ikan, roti, semuanya berasal dari pelaku usaha setempat,” jelas Karnawi
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa perputaran uang dari operasional dapur MBG mencapai angka yang cukup besar. Dalam satu minggu, dana sekitar Rp200 juta digunakan untuk pembelian bahan baku seperti sayur, buah, beras, tahu, dan kebutuhan lainnya.
Kalau dihitung per bulan, uang yang berputar di masyarakat mencapai sekitar Rp800 juta. Dan itu murni beredar di petani dan UMKM lokal,” katanya.
Sekertaris Partai NasDem Halmahera Selatan itu menilai bahwa keberanian Bupati Kabupaten Halmahera Tengah di bawa kepemimpinan Ikram Malan Sangaji dalam merealisasikan program dapur MBG patut diapresiasi, karena tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi, tetapi juga bagimna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakatnya.
Dengan keberanian ini, ada harapan besar bagi petani untuk panen, UMKM berkembang, dan ekonomi masyarakat bergerak,” tambahnya.
Mantan Wakil Rakyat Daerah Pemilihan Obi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap pemerintah daerah lain di Maluku Utara dapat mencontoh langkah Bupati Halmahera Tengah yang terus mendukung program Makan Bergizi Gratis secara nyata dan berkelanjutan. (*)
Editor | Idham Hasan
