Dari Daerah ke Nasional

Editor: Admin

Rais Kahar Cetak Sejarah Pengawasan Pemilu Terbaik di Tingkat Nasiona

Bersaing dengan pimpinan Bawaslu dari 38 provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan, Rais Kahar, berhasil menembus tiga besar nasional pada Program Bawaslu Membelajarkan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia.
JAKARTA |
Bersaing dengan pimpinan Bawaslu dari 38 provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Halmahera Selatan, Rais Kahar, berhasil menembus tiga besar nasional pada Program Bawaslu Membelajarkan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia.

Program “Bawaslu Membelajarkan” merupakan strategi nasional Bawaslu RI yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengawas pemilu di seluruh tingkatan. Melalui program ini, pengawas pemilu diarahkan menjadi lebih adaptif, berintegritas, serta memiliki kemampuan analisis yang kuat dalam menghadapi kompleksitas demokrasi menuju Pemilu 2029

Kegiatan tersebut dilaksanakan di tiga wilayah utama, yakni Sumatera Utara, Bali, dan Sulawesi Utara. Untuk wilayah Sulawesi Utara, kegiatan berlangsung pada 15–17 Desember 2025 di Sintesa Peninsula Hotel, Kota Manado, dengan melibatkan pimpinan Bawaslu dari 38 provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Mewakili Bawaslu Provinsi Maluku Utara, Rais Kahar dinilai tampil menonjol. Ia berhasil mempresentasikan gagasan strategis, pengalaman lapangan, serta praktik pengawasan pemilu yang relevan dan aplikatif. Penilaian dilakukan oleh tim independen yang terdiri dari mantan Hakim Mahkamah Konstitusi serta mantan Ketua dan Anggota Bawaslu RI dari berbagai periode.

Kepada wartawan Lugopost, Kamis (18/12/2025), Rais Kahar menegaskan bahwa capaian tersebut tidak dapat dilepaskan dari kerja kolektif seluruh jajaran Bawaslu.

Penghargaan ini bukan capaian personal. Ini adalah hasil kerja bersama, kerja tim, dan dukungan seluruh jajaran Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Rais.

Ia menjelaskan, Program Bawaslu Membelajarkan menjadi ruang refleksi dan pembelajaran strategis bagi pengawas pemilu untuk memperkuat kualitas diri dan kelembagaan.

Program ini memberi ruang bagi kami untuk saling berbagi pengalaman, menyusun strategi pengawasan yang lebih efektif, sekaligus memperkuat integritas dan profesionalitas pengawas pemilu dalam menjawab tantangan demokrasi ke depan,” katanya.

Rais juga menekankan pentingnya sinergi antara pimpinan dan jajaran sekretariat dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu di daerah.

Tanpa dukungan sekretariat yang solid dan konsisten, pengawasan pemilu tidak akan berjalan maksimal. Prestasi ini juga milik seluruh jajaran yang selama ini bekerja tanpa lelah di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rais menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Maluku Utara, serta Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Maluku Utara atas bimbingan, arahan, dan penguatan kelembagaan yang diberikan selama ini.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada dua Anggota Bawaslu Kabupaten Halmahera Selatan, Ketua Sekretariat Bawaslu Halsel, serta seluruh jajaran sekretariat yang dinilainya telah bekerja secara solid, konsisten, dan profesional dalam mengawal proses demokrasi di Kabupaten Halmahera Selatan.

Menutup keterangannya, Rais berharap capaian tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh jajaran pengawas pemilu, khususnya di Maluku Utara.

Harapan kami, prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, memperkuat kepercayaan publik, dan menjaga demokrasi tetap berjalan jujur, adil, dan berintegritas,” pungkasnya. (*) 


Editor |Idham Hasan 


Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com