“Korban sempat mengejar pelaku yang merampas handphone, namun terjatuh ke drainase dan meninggal dunia.”
![]() |
| Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, SH., S.I.K., M.M saat diwawancarai, Foto: Idham/Lugopost.id. |
Kedua pelaku masing-masing berinisial GIG alias Grendi (22) dan YSW alias Yan (18). “Dua terduga pelaku ini telah kami amankan ke Mapolres,” ujar Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan saat dikonfirmasi, Jumat (3/10/2025).
Menurut Hendra, keduanya diduga sebagai pihak yang memukul sekaligus merampas handphone milik korban, hingga berujung kecelakaan yang merenggut nyawa Zulfikar di Kecamatan Obi pada Rabu (1/10/2025) dini hari.
“Awalnya laporan yang masuk ke kita adalah kecelakaan, tapi setelah penyelidikan ternyata ada peristiwa sebelumnya berupa penganiayaan dan perampasan,” jelasnya.
Meski begitu, polisi belum dapat memastikan apakah kasus ini murni kecelakaan lalu lintas atau pembunuhan.
“Penyidik masih mendalami, bisa jadi ini pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan kematian,” tambah Kapolres.
Kronologi Kejadian;
Peristiwa bermula saat Zulfikar keluar rumah sekitar pukul 00.00 WIT untuk membeli pulsa. Dalam perjalanan, ia berpapasan dengan dua orang tak dikenal yang menyapanya dengan nada kasar.
Cekcok pun terjadi, hingga korban dipukul dan handphone miliknya dirampas. Meski dalam kondisi luka di kepala, Zulfikar tetap berusaha mengejar kedua pelaku dengan sepeda motor. Tiga rekannya ikut dari belakang menggunakan dua motor.
Sesampainya di depan SD Desa Jikotamo, jarak antara korban dan pelaku semakin dekat. Zulfikar bahkan sempat meraih bahu salah satu pelaku, namun motornya oleng lalu terjatuh ke drainase.
Kedua pelaku terus melaju tanpa menoleh, sementara teman korban menemukan Zulfikar sudah terkapar dengan luka parah di kepala. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Editor | Idham Hasan.
