| Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halmahera Selatan, Idris Ali, saat diwawancarai usai pelantikan oleh Bupati Halsel di Bacan, Senin (15/9/2025). (Foto: Idham/Lugopost.id) |
Usai pelantikan, Idris menyampaikan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar. Ia berharap tanggung jawab tersebut dapat membawa manfaat bagi masyarakat, khususnya nelayan di Halmahera Selatan.
“Kalau amanah ini membawa keselamatan banyak orang, maka saya mohon kepada Allah agar amanah ini dijaga dan diberikan perlindungan agar berjalan sesuai dengan keinginan Bupati, Wakil Bupati, maupun masyarakat Halmahera Selatan,” ujarnya.
Menurut Idris, sektor perikanan di Halmahera Selatan memiliki potensi besar. Namun, perlu adanya inovasi dan kerja sama lintas pihak untuk menghadirkan terobosan yang berpihak pada nelayan. Sebagai langkah awal, ia akan fokus menjalankan visi-misi Bupati, terutama pada pembangunan berbasis agromaritim.
“Strategi kami adalah mendukung program pemerintah pusat, salah satunya koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi nelayan. Melalui koperasi inilah kami akan menyalurkan bantuan dan stimulus bagi kelompok nelayan,” jelasnya.
Idris juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam menyalurkan bantuan agar lebih transparan dan akuntabel. Menurutnya, dari 248 desa di Halsel, hampir seluruhnya telah mendapat bantuan sektor perikanan yang disalurkan secara bertahap setiap tahun.
Selain itu, ia mengajak masyarakat, khususnya para nelayan, untuk menjaga kelestarian laut. Idris mengingatkan agar tidak lagi menggunakan alat peledak dalam menangkap ikan serta mengurangi kebiasaan membuang sampah ke laut.
“Kalau satu rumah tangga saja membuang satu kilogram sampah ke laut, maka bisa dibayangkan berapa ton sampah yang mencemari laut kita. Ini butuh kesadaran bersama,” tegasnya.
Diketahui, selain Idris Ali sebagai Kadis Perikanan dan Kelautan, Bupati Halsel juga melantik Sofyan Tomadehe sebagai Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Daud Djubedi sebagai Kadis Nakertrans, Noce Totonou sebagai Kadis Pemuda dan Olahraga, serta Naser J. Silia sebagai Kadis Kearsipan dan Perpustakaan.
Editor | Idham Hasan
