![]() |
| Foto : Murtono,S.STP.,M.Si.,(Idham/Lugopost) |
Sekretaris Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Murtono,S.STP.,M.Si., dalam pidatonya menegaskan bahwa desa memiliki peran penting bagi peradaban dan kemajuan bangsa. Menurutnya, desa merupakan entitas yang sudah ada sebelum Indonesia berdiri dan kini mengalami perkembangan signifikan, terutama sejak hadirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang kemudian diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024.
“Perubahan kedua dalam undang-undang desa memuat sembilan bab, tujuh pasal baru, dan 17 pasal perubahan, termasuk perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi delapan tahun selama dua periode, dana konservasi bagi desa di kawasan suaka alam, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan melalui BPJS,” ujar Murtono.
![]() |
| Foto istimewa |
Ia juga menyoroti tingkat pendidikan kepala desa yang mayoritas lulusan SMA, yakni 59,4 persen secara nasional dan 58,52 persen di Maluku Utara. “Inilah yang melatarbelakangi perlunya Pusat Konsultasi Pemerintahan Daerah (PKPD) untuk mencetak desa maju, mandiri, dan sejahtera,” jelasnya.
Murtono menambahkan, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara pada triwulan I dan II tahun 2025 mencapai 34,58 persen dan 32,09 persen tertinggi di Indonesia, jauh di atas rata-rata nasional 4,87 persen dan 5,12 persen. Inflasi di provinsi ini juga terkendali pada angka 2,13 persen (y-on-y).
Dalam membangun desa, pemerintah telah melakukan tiga langkah strategis: merevisi UU Desa, membentuk Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi, serta mengalokasikan Dana Desa yang terus meningkat setiap tahun. “Tren menunjukkan kenaikan desa dengan kategori mandiri, maju, dan berkembang,” imbuhnya.
Program prioritas yang didorong antara lain penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembangunan Sekolah Rakyat berbasis keterampilan kerja, serta program Penguatan Pemerintah dan Pembangunan Desa (P3PD) untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan desa.
“Kami mengajak seluruh kepala desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki tata kelola, mengembangkan sektor ekonomi desa, menjadi lumbung pangan, dan meningkatkan akses pendidikan,” pungkas Murtono.
Pelantikan DPC Apdesi Halmahera Selatan ini menjadi momentum konsolidasi bagi perangkat desa di daerah untuk bersama-sama mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing. (*)
Editor : Idham

