Safri Nyong Desak Bupati Evaluasi Plt. Kadis Pendidikan
![]() |
| Foto istimewa |
Menurut Safri, jumlah paket sebesar itu memerlukan manajemen yang solid, kepemimpinan yang kuat, serta sistem pengawasan yang akuntabel. Namun ia pesimistis hal itu dapat dijalankan di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas, Siti Khodijah.
“Dengan anggaran sebesar Rp86 miliar dan beban kerja sebanyak 600 paket, saya ragu Dinas Pendidikan dalam kondisi sekarang mampu mengelola itu secara efektif dan akuntabel. Kita harus realistis,” tegas Safri Nyong kepada media ini, Selasa (29/7).
Ia menilai, lemahnya realisasi serapan dan ketidaksesuaian laporan dengan kondisi lapangan menjadi bukti awal bahwa ada masalah serius dalam tata kelola program pendidikan. Belum lagi, lanjutnya, status Plt yang bersifat sementara justru memperlemah posisi manajerial dalam mengambil keputusan strategis.
“Plt hanya menjalankan tugas administratif, bukan membuat terobosan. Jika beban kerjanya sebesar ini, maka wajar jika publik khawatir program pendidikan akan stagnan atau gagal total,” ujarnya.
Safri juga mengingatkan Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, agar tidak menutup mata terhadap kondisi ini. Ia mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas Pendidikan, termasuk mempertimbangkan pengangkatan kepala dinas definitif yang memiliki kapasitas dan komitmen kerja nyata.
“Ini sudah masuk semester II, tidak ada lagi waktu untuk coba-coba. Bupati harus mengambil tindakan. Jangan biarkan dana puluhan miliar hanya habis di atas kertas,” pungkasnya.(Id/tim)
