![]() |
| Foto istimewa |
LABUHA, LUGOPOST.ID — Banjir melanda Desa Jikohay, Kecamatan Obi Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, pada Sabtu malam (28/6/2025). Genangan air mulai terjadi selepas waktu Magrib dan mencapai puncaknya sekitar pukul 20.00 WIT.
Hardianto, salah satu warga Jikohay, saat dikonfirmasi oleh wartawan Lugopost.id menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut disertai luapan air dari perbukitan.
“Air turun dari arah gunung dan mengalir lewat saluran air menuju sungai kecil yang membelah desa. Karena volume air besar, sungai tidak mampu menampung sehingga air meluber ke pemukiman,” jelas Hardianto.
Menurutnya, genangan air tertinggi terjadi di sekitar masjid dan balai pertemuan desa, dengan ketinggian diperkirakan mencapai atas lutut orang dewasa. Hingga kini belum ada data resmi mengenai jumlah rumah yang terdampak.
“Untuk jumlah rumah terdampak, kami belum bisa pastikan karena masih dalam pemantauan,” tambahnya.
Peristiwa serupa, kata Hardianto, sempat terjadi pada awal tahun 2024. Namun, banjir kali ini dinilai lebih parah dibanding sebelumnya. Ia juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi mengenai instansi pemerintah yang turun langsung ke lokasi kejadian.
“Belum ada informasi soal kehadiran pihak terkait di lapangan. Kami berharap banjir ini segera surut dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi,” ujarnya.
Hardianto mewakili warga juga berharap pemerintah daerah lebih serius dalam mengambil langkah mitigasi bencana, agar kejadian serupa tidak terus berulang.
“Semoga ada perhatian serius dari pemda terkait langkah-langkah pencegahan banjir. Kami tidak ingin musibah seperti ini terus terjadi di Desa Jikohay,” tutupnya. (Idham)
