Dorong SDM Lokal Kuasai Bahasa Asing untuk Dunia Kerja Tambang
![]() |
| Foto istimewa |
LABUHA,– Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Halmahera Selatan bekerja sama dengan PT Rimba Kurnia Alam (RKA) resmi meluncurkan program Les Bahasa Mandarin. Kegiatan ini berlangsung di Bilqis Caffe, Jalan Tomori, Kota Labuha, Minggu (25/5) malam.
Program ini ditujukan untuk menyiapkan tenaga penerjemah lokal bagi industri pertambangan yang semakin berkembang di wilayah Halmahera Selatan, khususnya di Pulau Obi. Saat ini, sebagian besar tenaga translator di sektor tersebut masih didatangkan dari luar daerah.
Ketua DPC GAMKI Halsel, Van Costan E.E. Galouw, mengatakan bahwa kolaborasi ini lahir dari semangat meningkatkan daya saing generasi muda di tengah kemajuan teknologi dan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
“Organisasi kepemudaan harus hadir memberi solusi. Penguasaan bahasa asing adalah keterampilan penting yang akan memperluas akses generasi muda ke lapangan kerja profesional,” ujarnya.
Peluncuran program ini turut dihadiri Sultan Bacan ke-22, M. Irsyad Maulana Sjah, yang menyambut positif inisiatif GAMKI dan PT RKA.
“Belajar bahasa asing bukan hanya soal komunikasi, tapi juga cara membuka jendela dunia dan berpikir global. Ini langkah penting bagi generasi muda Halsel,” kata Sultan Irsyad.
Koordinator CSR PT RKA, M. Husni Abusama, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Kepmen ESDM No. 1824 Tahun 2018 tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).
“Profesi translator Mandarin sangat dibutuhkan di industri tambang. Kami ingin anak-anak daerah juga punya kesempatan besar mengisi posisi tersebut,” jelas Husni.
Selain program Les Mandarin, PT RKA juga tengah menjalankan program les komputer di wilayah operasional perusahaan. Ke depan, pihaknya akan merekrut SDM lokal berkompeten secara bertahap, bekerja sama dengan Pemkab Halsel dan Disnakertrans.
Acara launching ditandai dengan pemukulan gong, serta penampilan demonstrasi bahasa oleh tenaga pengajar Greacea Novita Rahajaan yang memperagakan empat bahasa asing, termasuk Mandarin.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan Kodim 1509/Labuha, Polres Halsel, Harita Nickel, Gemasuba, KNPI, OKP Cipayung, LPK Binari, FPII Korwil Halsel, mahasiswa, dan aktivis kepemudaan. (Idham)
