LP,-Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam menghadapi ancaman serta serangan siber, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) bekerja sama dengan Kementerian Informasi menggelar pelatihan junior cyber security. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNUSIA bekerja sama dengan Digitalent KOMINFO dan BPSDMP KOMINFO.
Pelatihan junior cyber security tersebut merupakan hasil kerjasama antara Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNUSIA dengan Digitalent KOMINFO dan BPSDMP KOMINFO. Dilaksanakan pada tanggal 13-17 Mei 2024, pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan yang diperlukan bagi mahasiswa dalam melindungi sistem informasi dan jaringan dari berbagai ancaman siber.
Menurut Ketua Program Studi Teknik Komputer Ircham Ali, sebanyak 5 mahasiswa dari Program Studi Teknik Informatika dan 2 mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi mengikuti dan menyelesaikan pelatihan ini. Mereka adalah Aditya Nur Roisul Ulum, Amin Maulana Arrosyid, Almaidah, Muhammad Rizqi Abdilah, Mufti Atik Hapsari dari Program Studi Teknik Informatika, serta Muhamad Rizal Fahlepi dan Ramadhan Anton Pratama dari Program Studi Sistem Informasi.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNUSIA, Adrinoviarini, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan implementasi dari kerjasama yang dilakukan oleh fakultas dengan pihak terkait di bidang cyber security. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam bidang cyber security, memberikan sertifikasi kompetensi, serta mengimplementasikan keilmuan dan praktik profesional di lapangan.
Acara pelatihan dilaksanakan di BPSDM Kominfo Cikini dan melibatkan berbagai kegiatan yang mengasah pemahaman serta keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan yang ada di dunia cyber security.
Dengan terselesaikannya pelatihan junior cyber security ini, diharapkan mahasiswa UNUSIA yang mengikutinya dapat memiliki pemahaman yang lebih baik dalam mengamankan sistem informasi dan jaringan dari ancaman siber serta dapat bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif dalam bidang teknologi informasi.
