PKKMB UNUTARA 2026 Resmi Dibuka, Wagub Malut Sarbin Sehe Hadiri Pembukaan

Editor: Admin

 

Pembukaan PKKMB turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan serta mahasiswa baru UNUTARA.

TERNATE — Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama UNUTARA, Kamis (3/9/2026), dibuka oleh Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Maluku Utara, KH. Amar Manaf.

Pembukaan PKKMB turut dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan serta mahasiswa baru UNUTARA.

Dalam struktur kelembagaan UNUTARA, KH. Amar Manaf yang juga menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara merupakan Dewan Pengawas. Sementara Wakil Gubernur Maluku Utara, KH. Sarbin Sehe, menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina UNUTARA.

Kehadiran kedua tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan penyelenggaraan pendidikan tinggi serta pengembangan sumber daya manusia di Maluku Utara.

PKKMB UNUTARA 2026 dilaksanakan selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 September 2026. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa baru mengenai lingkungan kampus, sistem pendidikan tinggi, budaya akademik, wawasan kebangsaan hingga organisasi kemahasiswaan.

Pada hari pertama, mahasiswa baru mendapat materi mengenai profil UNUTARA dan sistem pendidikan tinggi di Indonesia yang disampaikan Plt. Rektor UNUTARA, Sunaidin Ode Mulae, S.S., M.Hum.

Ketua NU Maluku Utara, KH. Amar Manaf, juga memberikan pembekalan mengenai ke-NU-an dan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja) sebagai bagian dari penguatan identitas, karakter dan nilai-nilai pendidikan yang dikembangkan UNUTARA.

Selain itu, mahasiswa dibekali materi mengenai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, kehidupan kampus dan budaya akademik, kesadaran bela negara serta kepemimpinan mahasiswa.

Memasuki hari kedua, Jumat (4/9/2026), materi PKKMB difokuskan pada perlindungan mahasiswa, pembentukan karakter serta tantangan kehidupan generasi muda di era digital.

Materi yang disampaikan meliputi pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi, bullying hingga kejahatan digital yang berkembang melalui media sosial.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku Utara juga dijadwalkan memberikan pembekalan mengenai pentingnya membangun kehidupan mahasiswa yang cerdas, sehat, produktif dan berprestasi tanpa narkoba.

Selain itu, UNUTARA memberikan perhatian terhadap perkembangan teknologi dengan menghadirkan materi mengenai tata krama, norma dan etika mahasiswa dalam menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Materi tersebut dijadwalkan disampaikan oleh Dr. Iswadi M. Ahmad, M.Pd.

Mahasiswa baru juga akan menerima pembekalan mengenai pembangunan generasi muda Maluku Utara yang berkarakter, berprestasi dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah, termasuk pemahaman tentang literasi keuangan dan kesejahteraan mahasiswa.

Pada hari terakhir, Sabtu (5/9/2026), mahasiswa baru akan diperkenalkan lebih mendalam dengan visi dan misi universitas, kurikulum masing-masing program studi serta implementasi konsep kampus berdampak.

Sejumlah program studi yang diperkenalkan dalam rangkaian PKKMB antara lain Biologi, Kimia, Pendidikan Bahasa dan Kewarganegaraan, IPS serta IPA.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan organisasi kemahasiswaan dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), sebelum ditutup secara resmi oleh Plt. Rektor UNUTARA.

Plt. Rektor UNUTARA, Sunaidin Ode Mulae mengatakan, PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan kampus, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter serta kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan zaman.

“Harapan kita mahasiswa UNUTARA memiliki karakter, wawasan kebangsaan, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk pembangunan Maluku Utara,” ujar Sunaidin.

Melalui pelaksanaan PKKMB Tahun 2026, UNUTARA berharap mahasiswa baru mampu mengenal kehidupan akademik secara lebih baik, menjunjung etika dan nilai kebangsaan, memanfaatkan perkembangan teknologi secara bertanggung jawab serta berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Maluku Utara. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com