30 Anggota DPRD Halsel Putar Otak Biayai Reses

Dana perjalanan belum tersedia, sejumlah anggota dewan mengaku terpaksa mencari pinjaman agar tetap bisa turun menyerap aspirasi masyarakat.

Editor: Admin

Reporter : IL | Editor : Idham Hasan

Kantor DPRD Halmahera Selatan, Foto : Idham/ LUGOPOST.
LABUHA, LUGOPOST.ID| Kewajiban anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan turun ke daerah pemilihan (dapil) untuk menyerap aspirasi masyarakat tetap berjalan. Namun, pelaksanaan reses pada 5 Oktober 2026 disebut menghadapi persoalan anggaran.

Sejumlah anggota DPRD Halsel mengaku harus menanggung sendiri biaya perjalanan reses karena anggaran yang dibutuhkan belum tersedia.

Kondisi tersebut disampaikan anggota DPRD Halsel, Irawan Adam, kepada sejumlah wartawan usai Rapat Paripurna penyampaian dan penetapan program peraturan daerah, Jumat (25/9/2026).

“Dengan terpaksa kami harus pinjaman di luar untuk melaksanakan perjalanan reses,” ujar Irawan.

Menurutnya, anggaran reses merupakan bagian penting dalam menunjang tugas anggota DPRD ketika turun langsung ke masyarakat. Reses bukan sekadar agenda kelembagaan, tetapi menjadi ruang bagi wakil rakyat untuk mendengar dan menghimpun aspirasi masyarakat di masing-masing daerah pemilihan.

“Anggaran reses ini kan penting,” tegas Ketua Partai Perindo Halsel.

Politikus kelahiran Loleojaya itu menilai, kebutuhan pembiayaan reses semestinya menjadi perhatian karena kegiatan tersebut berkaitan langsung dengan pelaksanaan fungsi representasi anggota DPRD.

Apalagi, jadwal reses telah ditetapkan dan anggota DPRD dituntut menjalankan agenda tersebut di daerah pemilihan masing-masing.

Persoalan pembiayaan ini pun menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan anggaran untuk mendukung agenda resmi DPRD. Sebab, di satu sisi anggota dewan diwajibkan menjalankan tugas menyerap aspirasi masyarakat, sementara di sisi lain biaya perjalanan disebut belum dapat digunakan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak Sekretariat DPRD Kab. Halsel mengenai penyebab anggaran perjalanan reses belum tersedia, termasuk mekanisme pencairan dan kapan anggaran tersebut dapat digunakan. (*) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com