Gubernur Maluku Utara menilai Harita Nickel sebagai mitra strategis, sementara Program PELITA membuka peluang bagi generasi muda Obi meningkatkan keterampilan dan masa depan.
Peliput : IL | Editor: Idham Hasan
Menurut Sherly, kerja sama yang telah terjalin tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi.
“Kami melihat Harita Nickel sebagai mitra strategis Provinsi Maluku Utara. Terima kasih atas kerja sama baiknya yang telah membuka banyak lapangan pekerjaan di Maluku Utara. Hari ini kita juga menandatangani prasasti dan menerima berbagai bantuan CSR yang sangat bermanfaat,” ujar Sherly dalam Temu Sinergi di Kantor Gubernur Malut, Sofifi, Kamis (27/8/2026).
Apresiasi Sherly tersebut sejalan dengan komitmen Harita Nickel untuk menempatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian penting dari pembangunan.
Hal itu terlihat dari Program vokasi PELITA yang memberikan kesempatan kepada generasi muda, khususnya dari Pulau Obi, untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi.
Sementara itu, Direktur Utama Harita Nickel, Roy Arman Arfandy, mengatakan Maluku Utara bukan sekadar wilayah operasional perusahaan, tetapi menjadi rumah tempat Harita Nickel tumbuh dan membangun masa depan bersama masyarakat.
“Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat kami tumbuh dan membangun masa depan bersama,” kata Roy.
Roy mengaku bangga melihat para peserta Program PELITA, khususnya anak-anak muda asal Obi, mampu meningkatkan kemampuan dan mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan diri.
Menurutnya, peningkatan kapasitas generasi muda akan terus menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam program pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin memastikan anak-anak muda di sekitar wilayah operasional memiliki kesempatan untuk berkembang, meningkatkan kompetensi, dan mengambil bagian dalam masa depan daerahnya,” pungkas Roy. (*)


