Bassam Tantang Peserta PKA Tinggalkan Zona Nyaman, Bekerja dengan Inovasi

Editor: Admin

Tunjukkan Kompetensi dan Inovasi, Bukan Mengandalkan Kedekatan

Peliput : Idham | Editor : Idham Hasan

Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, memberikan sambutan saat peluncuran Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (20/7/2026). Dalam kesempatan itu, Bassam menantang peserta PKA menghadirkan inovasi nyata yang berdampak bagi pelayanan publik. Foto: LUGOPOST/Idham.
BACAN, LUGOPOST.ID – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan resmi meluncurkan aksi perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 dengan mengusung tema "Membentuk Kepemimpinan Adaptif, Kolaboratif, Inovatif dan Berdampak". Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Halmahera Selatan, Senin (20/7/2026).

Peluncuran aksi perubahan dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, yang dihadiri para pejabat administrator, peserta PKA, mentor, penguji serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Bupati Bassam menegaskan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik hanya dapat berjalan secara optimal apabila didukung oleh aparatur yang memiliki kompetensi, kemampuan, serta kemauan untuk terus berinovasi.

"Kerja-kerja kita dalam menjalankan roda pemerintahan, khususnya pelayanan publik, harus berjalan dengan baik dan optimal. Itu harus didukung oleh kompetensi dan kemampuan yang dimiliki, baik secara kolektif maupun individu," ujar Bassam.

Ia mengaku bangga karena para peserta PKA telah melewati berbagai tahapan pembelajaran hingga mampu melahirkan 44 proyek perubahan yang diharapkan menjadi inovasi nyata bagi birokrasi di Halmahera Selatan.

"Setelah melalui proses seleksi dan pembelajaran yang panjang, hari ini para peserta meluncurkan proyek perubahan. Ada 44 proyek yang lahir dalam bentuk sistem, kebijakan maupun inovasi yang diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pelayanan publik," katanya.

Menurutnya, kesempatan mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator bukan sekadar syarat administratif untuk jenjang karier atau kenaikan pangkat. Lebih dari itu, pelatihan tersebut merupakan ruang bagi ASN yang memiliki kemauan dan kapasitas untuk memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

"Saya ingin ini menjadi budaya. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang memiliki kemauan untuk terus berkembang. Orang yang mau adalah orang yang mampu. Peluang tidak diberikan karena kedekatan, tetapi kepada mereka yang memiliki kompetensi, integritas dan kemauan bekerja," tegasnya.

Ketua DPD PKS Halmahera Selatan itu juga mengingatkan bahwa tanggung jawab seorang aparatur sipil negara tidak hanya dipertanggungjawabkan kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT.

"Tugas dan tanggung jawab kita sangat berat. Bukan hanya dipertanggungjawabkan di dunia, tetapi juga di akhirat. Karena itu, setiap amanah harus dijalankan dengan sebaik-baiknya agar kelak dapat dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT," pesannya.

Di akhir sambutannya, Bassam berharap seluruh proyek perubahan yang telah diinisiasi peserta PKA tidak berhenti pada tahap peluncuran semata, tetapi benar-benar diimplementasikan secara konsisten sehingga mampu menghadirkan perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Halmahera Selatan.

"Jangan sampai proyek perubahan ini hanya menjadi dokumen. Saya berharap seluruh inovasi yang telah dirancang dapat diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat," tandas Bassam. (*) 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com