Dukung Program Presiden RI H. Prabowo Subianto, Lapas Kelas III Labuha kembangkan pertanian produktif melalui program Asta Cita dan hasilnya dipasarkan kepada masyarakat Halmahera Selatan
![]() |
| Foto istimewa |
Sejak Januari 2026, lahan pertanian di lingkungan Lapas mulai diolah dan ditanami berbagai jenis hortikultura seperti sayur-mayur, bayam, terong, kol paceo, buncis, kacang panjang, cabai hingga tomat. Hasil panennya kemudian dipasarkan kepada masyarakat Halmahera Selatan.
Program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, A.Md.IP, SH, MH, saat meninjau langsung hasil panen warga binaan di area pertanian Lapas.
“Program ini kami jalankan untuk mendukung program Presiden RI, H. Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan melalui sektor pertanian hortikultura,” ujar Jumadi kepda media ini Selasa, (19/05).
Menurutnya, warga binaan dilibatkan langsung mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga proses panen agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Harapan kami, warga binaan tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga memiliki kemampuan dan keterampilan yang dapat digunakan setelah bebas nanti,” katanya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan lokal, hasil pertanian warga binaan juga mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai segar dan berkualitas.
Penulis : Idham | Editor : Idham Hasan
