Semangat Tanpa Batas, PKBM Halsel Sukses Gelar TKA Paket B

Editor: Admin
Foto istimewa 

Halmahera Selatan – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Thabasail bersama PKBM Solimongo dan PKBM Trikora kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonformal dengan melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk Program Paket B setara Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kegiatan TKA ini dilaksanakan selama dua hari, terhitung sejak tanggal 11 hingga 12 April 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang yang berasal dari warga belajar PKBM Thabasail serta PKBM lainnya. Ujian ini merupakan bagian penting dalam proses evaluasi akhir pembelajaran bagi peserta didik program kesetaraan Paket B.

Pelaksanaan TKA berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pengawasan panitia serta pengelola PKBM. Sejak hari pertama, para peserta telah hadir lebih awal dengan penuh kesiapan, menunjukkan keseriusan mereka dalam mengikuti ujian sebagai salah satu penentu kelulusan.

Direktur PKBM Thabasail, Nasir M. Ali, dalam keterangannya menyampaikan bahwa TKA merupakan instrumen penting dalam mengukur tingkat penguasaan materi dan kompetensi peserta didik selama mengikuti proses pembelajaran.

“Tes Kemampuan Akademik ini menjadi tolok ukur keberhasilan warga belajar dalam menyerap ilmu pengetahuan selama mengikuti pendidikan kesetaraan. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian ini dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan PKBM sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memberikan kesempatan kedua bagi masyarakat yang belum sempat mengenyam pendidikan formal.

“PKBM hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan yang fleksibel dan inklusif. Melalui program Paket B ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan setara SMP,” tambahnya.

Selama pelaksanaan TKA, para peserta mengikuti berbagai mata pelajaran yang telah ditentukan sesuai dengan kurikulum pendidikan kesetaraan. Suasana ujian terlihat kondusif, dengan pengawasan yang ketat namun tetap memberikan kenyamanan bagi peserta dalam mengerjakan soal.

Antusiasme peserta juga terlihat jelas, di mana mereka menunjukkan semangat dan optimisme dalam menyelesaikan setiap tahapan ujian. Bagi sebagian peserta, TKA ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni Paket C setara SMA.

Selain itu, dukungan dari pengelola PKBM, tutor, serta masyarakat sekitar turut menjadi faktor pendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan ini. Kerja sama yang baik antar PKBM Thabasail, Solimongo, dan Trikora juga menjadi bukti nyata sinergi dalam memajukan pendidikan di daerah.

Di tengah pelaksanaan kegiatan tersebut, pihak penyelenggara juga menyadari bahwa pendidikan nonformal masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait keterbatasan fasilitas pendukung pembelajaran.

Direktur PKBM Thabasail, Nasir M. Ali, mengungkapkan bahwa hingga saat ini sarana dan prasarana yang dimiliki PKBM masih sangat terbatas, baik dari segi ruang belajar, media pembelajaran, maupun fasilitas penunjang lainnya.

“Kami menyadari bahwa pendidikan nonformal masih membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam hal fasilitas pendukung. Keterbatasan ini menjadi tantangan bagi kami, namun tidak menyurutkan semangat untuk terus memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, semangat para pengelola, tutor, dan warga belajar tetap tinggi dalam menjalankan proses pembelajaran. Dengan segala keterbatasan yang ada, kegiatan pendidikan tetap berjalan secara maksimal demi memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pihak PKBM juga berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta para dermawan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan nonformal, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.

“Kami berharap ke depan ada dukungan nyata, baik dari pemerintah maupun pihak lainnya, agar pendidikan nonformal bisa sejajar dengan pendidikan formal, terutama dalam hal fasilitas,” tambahnya.

Dengan terselenggaranya TKA ini, diharapkan para peserta didik dapat meraih hasil yang maksimal serta mampu melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Halmahera Selatan.

Ke depan, PKBM Thabasail bersama PKBM Solimongo dan PKBM Trikora berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di daerah. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com