Penyusunan program lima tahun ke depan difokuskan pada penguatan kader dan sinergi daerah
Dalam sambutannya, Ketua DPC PKB Halmahera Selatan, Muslim Hi. Rakib, menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam musyawarah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa perbedaan tidak boleh memecah soliditas kader.
“Dalam musyawarah pasti ada perbedaan pandangan. Itu hal biasa. Tetapi apapun hasilnya, kita harus menerimanya sebagai bagian dari proses demokrasi,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa yang terpenting adalah menjaga silaturahmi, soliditas, dan kebersamaan antar kader PKB. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya terletak pada hasil keputusan, tetapi pada kemampuan menjaga persatuan.
“Kita boleh berbeda, tetapi persatuan dan kebersamaan harus tetap terjaga. Itu yang paling mendasar,” ujar Wakil Rakyat 3 periode itu dengan penuh semangat.
Muslim juga berharap pelaksanaan Muscab dapat berjalan lancar, khidmat, dan sesuai dengan mekanisme serta ketentuan organisasi yang berlaku. Ia mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga marwah musyawarah sebagai forum tertinggi di tingkat cabang.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PKB sebagai partai yang lahir dari rahim rakyat memiliki tanggung jawab besar dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya di Halmahera Selatan.
“Muscab ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting untuk menyusun arah dan program partai lima tahun ke depan,” katanya.
Menurutnya, substansi perjuangan partai politik pada dasarnya sama, yakni memperkuat konsolidasi, menjaga soliditas kader, dan memastikan keberpihakan kepada rakyat.
Namun demikian, ia menekankan satu hal penting yang harus menjadi fokus utama, yakni membangun hubungan yang harmonis dan sinergis dengan pemerintah daerah.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita membangun hubungan baik dengan pemerintah daerah. Kita harus bersinergi, karena pada akhirnya yang menikmati hasil dari perjuangan ini adalah masyarakat,” tandasnya.
Oleh karena itu, Muscab PKB Halsel kali ini dia berharap bisa menjadi titik tolak penguatan organisasi sekaligus membakar semangat kader untuk terus bergerak, solid, dan konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat. (*)
Penulis : Idham|Editor : Redaksi
