Muscab digelar 19 April 2026, raport kinerja dan uji kelayakan jadi “kunci”
![]() |
| Suasana pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Halmahera Selatan di Aula Hotel Buana Lipu Bacan, Minggu (19/04). |
Dalam forum tersebut, rapat pleno DPC PKB menetapkan empat nama sebagai kandidat calon Ketua DPC PKB Halmahera Selatan. Mereka adalah Muslim Hi. Rakib, Safri Talib, Junaidi Abusama, dan Alwan K. Hi. Bode.
Ketua DPC PKB Halmahera Selatan, Muslim Hi. Rakib, menegaskan bahwa mekanisme penentuan ketua di internal PKB sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pengurus Pusat (DPP), bukan ditentukan di tingkat daerah.
Menurutnya, terdapat dua indikator utama yang menjadi dasar penilaian DPP, yakni raport kinerja dan uji kelayakan serta kepatutan (fit and proper test).
“Penilaian dilakukan berdasarkan raport kinerja yang dievaluasi melalui aplikasi yang telah diprogramkan oleh DPP, kemudian dilanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan,” ujar Muslim kepada Lugopost, Selasa (21/04/2026).
Ia menjelaskan, empat nama yang telah diputuskan dalam rapat pleno Muscab tersebut selanjutnya akan dibawa ke DPP untuk mengikuti tahapan seleksi akhir.
“Setelah diputuskan dalam pleno, nama-nama ini dibawa ke Jakarta untuk mengikuti uji kelayakan,” katanya.
Meski proses seleksi berada di bawah kendali DPP, pelaksanaan uji kelayakan direncanakan akan dipusatkan di Kota Ternate dengan menghadirkan langsung tim dari pusat.
Namun demikian, hingga saat ini DPC PKB Halmahera Selatan masih menunggu jadwal resmi dari DPP terkait pelaksanaan tahapan tersebut.
“Kami belum menerima informasi resmi dari DPP. Insya Allah dalam beberapa minggu ke depan sudah ada kepastian,” ujar Muslim, yang juga merupakan wakil rakyat tiga periode dari daerah pemilihan Makian–Kayoa.
“Jadi seluruh tahapan kini berada di tangan DPP, hasil akhir penentuan Ketua DPC PKB Halmahera Selatan akan sangat bergantung pada penilaian berbasis kinerja serta kapasitas masing-masing kandidat.” tandas Muslim. (*)
Penulis : Idham Editor | Redaksi

