![]() |
| foto bersama |
Ternate — Semangat kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah kembali terlihat dalam aksi nyata di tengah masyarakat. Pada Kamis, 12 Februari 2026, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Sains dan Ilmu Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara turut ambil bagian dalam mendukung program Pemerintah Kota Ternate “Sigofi Gam” melalui kegiatan bersih-bersih kampung di Kelurahan Loto, Kecamatan Ternate Barat.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda kerja bakti biasa, melainkan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya kebersihan lingkungan. Program “Sigofi Gam” sendiri merupakan gerakan Pemerintah Kota Ternate yang bertujuan menumbuhkan budaya hidup bersih serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya.
Koordinator Lapangan KKN, Aldian Syah, menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan moral sekaligus kontribusi langsung kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya hadir untuk menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. “Kami ingin kehadiran mahasiswa KKN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, salah satunya melalui dukungan terhadap program kebersihan lingkungan ini,” ujarnya.
Dalam momentum yang sama, mahasiswa KKN ISDIK Kie Raha juga menyerahkan bantuan berupa tempat sampah kepada Pemerintah Kelurahan Loto. Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Dosen Pembimbing Lapangan KKN, Bapak Zulkifli Husain, kepada Lurah Kelurahan Loto, Samsul Bahri Umamit. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinkamtibmas, Ketua LPM, serta Ketua RT 03, yang bersama-sama menyaksikan bentuk dukungan tersebut.
Bapak Zulkifli Husain dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyerahan tempat sampah ini merupakan bagian dari komitmen mahasiswa dalam mendukung program Pemerintah Kota Ternate, khususnya dalam upaya penanganan sampah di tingkat kelurahan. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kebersihan lingkungan adalah fondasi kesehatan dan kenyamanan hidup. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi pemicu meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan,” ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Kelurahan Loto, Samsul Bahri Umamit, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa KKN ISDIK Kie Raha. Ia menilai kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat gerakan “Sigofi Gam” agar tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi benar-benar membudaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Harapan besar juga disampaikan kepada masyarakat dan pemuda Kelurahan Loto agar terus menjaga semangat kebersamaan dan kolaborasi dengan pemerintah kelurahan. Keterlibatan generasi muda dinilai menjadi kunci dalam memastikan program “Sigofi Gam” tetap berkelanjutan dan efektif dalam menangani persoalan sampah di lingkungan setempat.
Kegiatan ini menjadi contoh bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah-langkah sederhana: memungut sampah, menyediakan tempat pembuangan yang layak, dan membangun kesadaran bersama. Ketika mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat berjalan dalam satu irama, kebersihan bukan lagi sekadar slogan, melainkan budaya yang hidup dan dijaga bersama.
Melalui aksi nyata ini, Mahasiswa KKN ISDIK Kie Raha Maluku Utara menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya kewajiban akademik, tetapi juga panggilan moral untuk ikut serta membangun daerah. Semangat “Sigofi Gam” pun diharapkan terus tumbuh, menjadikan Kelurahan Loto sebagai contoh lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya.
