Halmahera Selatan – Hujan deras yang mengguyur Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, menyebabkan tanah longsor di tujuh titik berbeda. Bencana ini mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan serta menutup akses jalan menuju sekolah, sehingga menghambat aktivitas masyarakat setempat.
Menurut laporan warga, longsor terjadi di beberapa lokasi, termasuk permukiman dan fasilitas umum. Salah satu rumah yang terdampak parah adalah milik Ibu Jasmani di Dusun 2 RT 01 yang mengalami kerusakan total pada bagian dapur. Sementara itu, rumah Bapak Ramli di dusun yang sama mengalami kerusakan sedang, dan rumah Bapak Idham Jauhar di Dusun 1 RT 05 juga mengalami kerusakan pada bagian dapur. Beberapa rumah lainnya seperti milik Bapak Rustam Abukasim dan Bapak Samsinr Arba "Agala" tidak mengalami kerusakan meskipun terdampak longsor.
Selain merusak rumah warga, material longsor juga menutup akses jalan menuju SMA Negeri 12 Halmahera Selatan dan SMP Negeri 8 Halmahera Selatan. Kondisi ini membuat aktivitas sekolah terganggu dan menyulitkan warga yang hendak beraktivitas. Hingga saat ini, warga masih berusaha membersihkan material longsor secara mandiri sambil menunggu bantuan dari pihak terkait.
Kepala Pemuda Desa Busua, Saifuddin Abdullah, membenarkan peristiwa tersebut dan berharap pemerintah segera turun tangan membantu warga terdampak. Ia menyampaikan bahwa kerugian akibat longsor ini diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
"Kami sangat berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah agar segera melihat kondisi Desa Busua," ujar Saifuddin Abdullah.
Warga berharap adanya langkah cepat dari pemerintah dan pihak terkait untuk menangani dampak longsor, terutama dalam membuka kembali akses jalan yang tertutup, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
