Safari Ramadhan di Desa Kawasi Asli, Wejangan Penuh Makna dari Sultan Bacan

Editor: Admin
Pulau Obi – Menjelang sepuluh hari terakhir Ramadhan 1446 H, Sultan Bacan, Irsyad Maulana Sjah, menggelar Safari Ramadhan di Desa Kawasi Asli pada Sabtu, 21 Maret 2025. Kedatangannya yang tepat pada pukul 09.15 WIT disambut hangat oleh masyarakat. Didampingi beberapa perangkat adat, Sultan menyempatkan diri berkeliling desa, bersilaturahim dengan warga, serta mendengarkan berbagai cerita tentang kehidupan masyarakat di Kawasi. 

Pulau Obi – Menjelang sepuluh hari terakhir Ramadhan 1446 H, Sultan Bacan, Irsyad Maulana Sjah, menggelar Safari Ramadhan di Desa Kawasi Asli pada Sabtu, 21 Maret 2025. Kedatangannya yang tepat pada pukul 09.15 WIT disambut hangat oleh masyarakat. Didampingi beberapa perangkat adat, Sultan menyempatkan diri berkeliling desa, bersilaturahim dengan warga, serta mendengarkan berbagai cerita tentang kehidupan masyarakat di Kawasi.  

Sebagai bagian dari agenda Safari Ramadhan, Sultan kemudian melaksanakan shalat Jumat berjamaah di masjid desa. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan berbagai wejangan penuh makna yang menekankan pentingnya kekuatan doa, kesabaran, dan keteguhan hati dalam menghadapi ujian kehidupan. Ia mengingatkan bahwa doa yang paling kuat adalah doa yang keluar dari mulut dan hati sendiri, bukan sekadar permohonan yang disampaikan tanpa keyakinan.  

Dalam kesempatan tersebut, Sultan juga menekankan pentingnya memaafkan sebelum tidur agar hati tetap bersih dan tenang. Namun, ia juga mengingatkan bahwa jika ada tindakan mungkar yang dilakukan orang lain terhadap kita, maka tidak boleh dibiarkan begitu saja. Sikap tegas dalam menegakkan kebenaran merupakan bagian dari Amar Ma'ruf Nahi Munkar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, karena sebaik-baik tempat mengadu dan mencurahkan air mata adalah di hadapan-Nya, bukan kepada manusia.  

Di tempat yang sama, M. Husni Muslim, yang juga merupakan Naib Ompu Juru Tulis, menyampaikan bahwa dalam rangkaian Safari Ramadhan di Pulau Obi, Sultan direncanakan akan melaksanakan anjangsana ke Desa Pasir Putih. Sebelum itu, Sultan akan terlebih dahulu menziarahi makam leluhurnya yang berada di dalam kawasan Perusahaan Wanatiara Persada.  

Sebelum mengakhiri tausiyahnya, Sultan Bacan meminta doa dari seluruh jamaah agar dirinya selalu diberikan kekuatan untuk menjadi pemimpin yang amanah dan tetap istiqamah dalam menjalankan tugasnya. Ia berharap dapat terus menjadi sosok yang bermanfaat bagi masyarakat dan mampu menjaga amanah yang diberikan kepadanya. Sultan juga menegaskan bahwa kepemimpinan harus dijalankan dengan penuh integritas, jauh dari kepentingan pribadi, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman yang kuat.  

Safari Ramadhan ini menjadi bukti nyata kedekatan Sultan Bacan dengan rakyatnya. Kehadirannya di Desa Kawasi Asli tidak hanya menjadi ajang silaturahim, tetapi juga membawa pesan moral dan spiritual yang mendalam bagi masyarakat. Kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara pemimpin dan rakyat, serta menguatkan nilai-nilai keislaman yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat di Pulau Obi. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com