![]() |
| Foto istimewa |
Halmahera Selatan,– Pelayanan di Rumah Sakit Pratama Bisui, Kecamatan Gane Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, mendapat sorotan tajam akibat berbagai kekurangan yang berdampak pada kualitas layanan kesehatan. Salah satu masalah utama yang dikeluhkan adalah minimnya fasilitas medis, termasuk alat tensi darah yang hanya tersedia satu unit untuk rumah sakit sebesar itu.
Tak hanya itu, permasalahan juga muncul terkait kesejahteraan pegawai, terutama bagi mereka yang bertugas di dinas malam. Sejumlah pegawai mengungkapkan bahwa jatah makan malam yang seharusnya diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan ternyata tidak merata, bahkan ada yang tidak mendapatkannya sama sekali.
"Padahal kita semua tahu bahwa anggaran untuk makan dan minum pegawai dinas malam sudah ada. Tapi kenyataannya, banyak dari kami yang tidak mendapat bagian," ungkap salah satu pegawai yang enggan disebutkan namanya.
Lebih lanjut, sumber tersebut juga menyoroti buruknya manajemen rumah sakit, yang dinilai tidak hanya berdampak pada pegawai tetapi juga berpotensi memengaruhi pelayanan terhadap pasien.
"Kalau pegawai saja diperlakukan seperti ini, bagaimana dengan pasien? Seharusnya rumah sakit bisa lebih transparan dan memperbaiki sistem pengelolaannya," ujarnya dengan nada kecewa.
Hingga berita ini diturunkan, Direktur RSUD Bisui, Elizabeth, belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan yang dikeluhkan oleh para pegawai.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk mengevaluasi dan memperbaiki layanan di RSUD Bisui agar fasilitas kesehatan ini dapat berfungsi dengan lebih baik, baik bagi pegawai maupun pasien. (Idham)
