![]() |
| FOTO ISTIMEWAH |
TERNATE — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Provinsi Maluku Utara menggelar program ANSOR GOES TO SCHOOL 2026 dengan mengusung tema “Merdeka Belajar, Berkarya untuk Indonesia.”
Kegiatan yang berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang inspirasi, edukasi, dan kolaborasi antara GP Ansor dengan generasi muda di sejumlah SMA/SMK se-Kota Ternate. Program ini diarahkan untuk membangun semangat kebangsaan, kepemimpinan, toleransi, kreativitas, serta kepedulian pelajar terhadap masa depan bangsa dan daerah.
Pada hari pertama, Senin, 10 Agustus 2026, ANSOR GOES TO SCHOOL 2026 dilaksanakan di dua sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kota Ternate dan SMA Negeri 10 Kota Ternate. Kegiatan dikemas dalam bentuk “Ngobrol Bersama SMA/SMK se-Kota Ternate”, dengan menghadirkan ruang dialog yang terbuka dan interaktif bersama para pelajar.
Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Provinsi Maluku Utara, Syarif Abdullah, mengatakan bahwa kemerdekaan harus dimaknai lebih luas, tidak hanya sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga sebagai tanggung jawab untuk mempersiapkan generasi penerus.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang bagaimana kita mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata. Anak-anak muda hari ini adalah pemilik masa depan Indonesia. Karena itu, mereka harus memiliki keberanian untuk bermimpi, kemampuan berpikir kritis, kreativitas untuk berkarya, serta karakter yang kuat,” ujar Syarif Abdullah.
Menurutnya, sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda. Karena itu, GP Ansor ingin membangun ruang komunikasi yang lebih dekat dengan para pelajar untuk mendengarkan gagasan, aspirasi, sekaligus memberikan inspirasi tentang pentingnya mengambil peran dalam pembangunan bangsa.
“ANSOR GOES TO SCHOOL bukan sekadar kegiatan datang ke sekolah, kemudian berbicara kepada siswa. Kami ingin membangun dialog. Kami ingin mendengar apa yang dipikirkan anak-anak muda, apa yang menjadi kegelisahan mereka, apa cita-cita mereka, dan bagaimana kita bersama-sama mencari jalan agar potensi mereka dapat berkembang,” katanya.
Syarif juga menekankan pentingnya menanamkan nilai toleransi dan kebangsaan kepada generasi muda di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan sosial yang begitu cepat.
![]() |
| FOTO ISTIMEWAH |
“Generasi muda hari ini hidup dalam dunia yang sangat terbuka. Informasi datang begitu cepat dan tidak semuanya memiliki nilai positif. Karena itu, kemampuan berpikir kritis, literasi, toleransi, dan kecintaan terhadap bangsa menjadi sangat penting. Kita ingin anak-anak muda Maluku Utara tumbuh sebagai generasi yang terbuka, tetapi tetap memiliki karakter dan identitas kebangsaan,” tutur Syarif.
Ia menambahkan, GP Ansor Maluku Utara akan terus mendorong kegiatan-kegiatan yang dapat mempertemukan organisasi kepemudaan dengan dunia pendidikan. Menurutnya, kolaborasi tersebut penting untuk menciptakan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan kepemimpinan.
Sementara itu, rangkaian ANSOR GOES TO SCHOOL 2026 akan berlangsung hingga Sabtu, 15 Agustus 2026, dengan menyasar sejumlah SMA/SMK di Kota Ternate.
Melalui program ini, PW GP Ansor Maluku Utara berharap semangat kemerdekaan dapat diterjemahkan menjadi energi positif bagi pelajar untuk terus belajar, berkarya, berorganisasi, menjaga persatuan, serta mengambil bagian dalam pembangunan daerah dan Indonesia.
“Kita ingin dari sekolah lahir anak-anak muda yang berani bermimpi, berani berkarya, dan berani mengambil tanggung jawab untuk masa depan. Karena masa depan Indonesia tidak hanya diwariskan kepada generasi muda, tetapi harus dipersiapkan bersama oleh generasi muda hari ini,” pungkas Syarif Abdullah.

.jpeg)
