Ternate — Jemaah haji Kota Ternate yang dipersiapkan berangkat pada musim haji 1448 H/2027 M telah menyelesaikan perekaman biometrik melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam pemenuhan persyaratan penerbitan visa sekaligus memperkuat kesiapan administrasi perjalanan jemaah menuju Tanah Suci.
Proses perekaman dilaksanakan dengan pendampingan petugas Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate di bawah koordinasi Pelaksana Tugas Kepala Kantor, H. Syarif Ibrahim, Lc., M.Si., bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Fahmi Gunawan, S.E., M.H., dan Kepala Seksi Bina dan Pelayanan Haji, Hj. Nelly, S.E.
Pendampingan diberikan agar seluruh jemaah dapat mengikuti tahapan perekaman secara benar, mulai dari verifikasi alamat surat elektronik, pemindaian paspor, pemeriksaan kesesuaian data diri, pengambilan foto wajah, hingga perekaman sidik jari.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate, H. Syarif Ibrahim, mengatakan bahwa layanan pendampingan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang mudah, aman, dan tepat kepada jemaah.
“Perekaman Saudi Visa Bio merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelesaian dokumen perjalanan jemaah. Kami memastikan setiap jemaah memperoleh pendampingan agar seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ujar H. Syarif Ibrahim.
Menurutnya, penyelesaian perekaman biometrik lebih awal akan membantu memperlancar proses administrasi visa serta meminimalkan potensi kendala dokumen menjelang keberangkatan.
Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Fahmi Gunawan, S.E., M.H., menjelaskan bahwa dukungan administrasi, sarana, dan koordinasi antarpelaksana terus diperkuat untuk memberikan kenyamanan kepada jemaah.
“Petugas dan sarana pendukung telah disiapkan agar pelaksanaan perekaman berlangsung tertib dan lancar. Kami ingin memastikan jemaah memperoleh pelayanan yang nyaman serta dapat menyelesaikan seluruh tahapannya tepat waktu,” kata H. Fahmi Gunawan.
Sementara itu, Kepala Seksi Bina dan Pelayanan Haji, Hj. Nelly, S.E., menyampaikan bahwa ketelitian dalam mencocokkan data jemaah dengan dokumen paspor menjadi perhatian utama sebelum data biometrik dikirim melalui aplikasi.
“Petugas mendampingi jemaah mulai dari pemindaian paspor, verifikasi data, pengambilan foto wajah, hingga perekaman sidik jari. Jika terdapat kendala pada aplikasi, petugas akan membantu sampai proses perekaman berhasil,” jelas Hj. Nelly.
Perekaman Saudi Visa Bio dilakukan untuk memverifikasi identitas dan mendukung kelancaran proses visa serta pemeriksaan keimigrasian jemaah. Setelah perekaman selesai, jemaah diimbau menyimpan bukti konfirmasi, menjaga paspor dan data pribadi, serta mengikuti informasi resmi tahapan haji berikutnya sebagai bagian dari pelayanan yang profesional, aman, dan transparan.— Humas Kementerian Haji dan Umrah Kota Ternate ( Nasir. M. Ali/red)

.jpeg)

