Setelah Bertahun-tahun Menunggu, Air Bersih Segera Mengalir ke Kayoa

Editor: Admin

Tahap awal pembangunan SPAM Kayoa mulai dikerjakan melalui pembersihan lahan lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA). Fasilitas ini diharapkan menjadi solusi krisis air bersih bagi masyarakat di tiga kecamatan di Pulau Kayoa. (Foto: Istimewa)
LABUHA, -- Penantian panjang masyarakat di tiga kecamatan Pulau Kayoa terhadap layanan air bersih yang memadai akhirnya mulai terjawab. Pemerintah melalui proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kayoa telah memulai persiapan pembangunan instalasi pengolahan air yang ditargetkan mampu mengakhiri krisis air bersih di wilayah tersebut.

Tahapan awal proyek tersebut ditandai dengan kegiatan pembersihan lokasi yang akan menjadi pusat pembangunan instalasi pengolahan air berkapasitas 30 liter per detik. Fasilitas ini nantinya akan menjadi sumber pelayanan air bersih bagi ribuan warga di Kecamatan Kayoa, Kayoa Selatan, dan Kayoa Utara.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Halmahera Selatan, Soleman Bobote, mengatakan progres pekerjaan saat ini telah memasuki tahap pembersihan lahan sebagai bagian dari persiapan pembangunan fisik.

Hari ini progresnya sudah dilakukan pembersihan lokasi. Lokasi tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan instalasi pengolahan air dengan kapasitas 30 liter per detik," kata Soleman Bobote saat ditemui wartawan di UMKM Milenial, Kamis (4/6).

Menurut Soleman, proyek SPAM Kayoa dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang selama ini masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Kayoa Utara.

Ia menjelaskan, Kayoa Utara merupakan salah satu kawasan yang cukup rentan mengalami krisis air bersih karena keterbatasan sumber air tanah yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Kayoa Utara merupakan wilayah yang betul-betul mengalami kesulitan air bersih. Kita tahu bersama bahwa di wilayah tersebut akses terhadap sumber air tanah sangat terbatas. Karena itu pembangunan SPAM ini menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat," ujarnya.

Untuk mendukung proyek tersebut, pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menerapkan skema pendanaan bersama atau sharing anggaran.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas akses pelayanan dasar bagi masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan infrastruktur.

"Anggaran pembangunan ini merupakan sharing antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kami berharap seluruh tahapan pekerjaan dapat berjalan lancar sehingga target pelayanan air bersih bagi masyarakat Kayoa bisa segera terwujud," katanya.

Ia optimistis apabila pembangunan berjalan sesuai jadwal, maka masyarakat di tiga kecamatan tersebut sudah dapat menikmati layanan air bersih yang lebih baik dalam waktu dekat.

"Harapan kami, persoalan air bersih di Kayoa dapat dituntaskan secara bertahap. Masyarakat Kayoa Selatan, Kayoa Induk, dan Kayoa Utara harus bisa menikmati pelayanan air bersih yang layak dari pemerintah," pungkasnya. (*)


Penulis : Idham

Editor   : Idham Hasan


Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com