Warga Gotowasi Tolak Eksplorasi Tambang di Hutan Maba Selatan

Editor: Admin
Foto istimewa 

HALMAHERA TIMUR – Rencana eksplorasi tambang di kawasan hutan Desa Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, memicu penolakan keras dari masyarakat setempat.

Penolakan tersebut disampaikan warga dalam rapat koordinasi antara perwakilan perusahaan tambang dan masyarakat Desa Gotowasi yang digelar pada Minggu, 8 Maret 2026, di wilayah Maba Selatan.

Sebagian besar warga yang hadir dalam pertemuan itu menyatakan sikap tegas menolak rencana eksplorasi di wilayah hutan yang selama ini menjadi ruang hidup masyarakat. Selain eksplorasi tambang, perusahaan juga disebut-sebut memiliki rencana pembangunan smelter atau pabrik baterai di kawasan tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Gotowasi, Haji Arifin, menegaskan bahwa keputusan menerima atau menolak kehadiran perusahaan sepenuhnya berada di tangan masyarakat.

“Kedaulatan berada di tangan rakyat. Rakyat yang menentukan apakah perusahaan boleh masuk atau tidak,” tegas Arifin di hadapan warga dan perwakilan perusahaan. Saat dilansir dari porostimur.com. Selasa (10 Maret 2026)

Menurut warga, rencana aktivitas pertambangan di kawasan hutan Maba Selatan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Mereka khawatir kegiatan tambang akan merusak hutan, mencemari sumber air, serta mengancam lahan perkebunan dan wilayah adat yang menjadi sumber penghidupan warga.

Kekhawatiran tersebut diperkuat oleh pengalaman di wilayah lain di Halmahera Timur. Warga mencontohkan kondisi Sungai Sangaji yang sebelumnya dilaporkan tercemar akibat aktivitas pertambangan.

Masyarakat Desa Gotowasi menegaskan bahwa setiap rencana investasi di wilayah mereka harus melalui persetujuan masyarakat serta mempertimbangkan kelestarian lingkungan.

Warga juga mengingatkan bahwa pembangunan yang masuk ke wilayah desa tidak boleh mengorbankan ruang hidup masyarakat dan keberlanjutan alam yang selama ini menjadi sumber kehidupan mereka.

Hingga rapat berakhir, warga tetap mempertahankan sikap menolak rencana eksplorasi tambang di kawasan hutan Desa Gotowasi.Kalau ingin, teks ini juga bisa dibuat lebih “tajam” lagi gaya investigatif media, atau disusun versi lead yang lebih menghantam seperti gaya Tempo atau Mongabay—yang biasanya lebih keras menyorot isu tambang dan lingkungan.

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com