Keripik Pisang “Manis Manja” Kapaleo Jadi Motor Ekonomi Lokal Pulau Gebe

Editor: Admin

 

Foto istimewa 

Halteng-Desa Kapaleo di Kecamatan Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, perlahan menunjukkan wajah baru ekonomi desa melalui usaha pengolahan keripik pisang “Manis Manja”. Usaha ini dikembangkan oleh Kelompok Demplot Manis Manja melalui Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) sebagai bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pisang yang sebelumnya hanya dijual dalam bentuk mentah kini diolah menjadi produk bernilai tambah. Melalui proses produksi yang terjadwal dan dikerjakan secara bergiliran oleh anggota kelompok, pisang dipilih dari kebun warga setempat, lalu dikupas, diiris, digoreng, hingga dikemas secara higienis. Hasilnya adalah keripik pisang dengan cita rasa gurih dan manis alami yang mendapat respons positif dari masyarakat.

Sejak memulai produksi, kelompok telah melakukan enam kali proses pengolahan dengan total sementara mencapai 572 bungkus. Produk dipasarkan dalam beberapa pilihan ukuran dengan harga Rp20.000, Rp25.000, dan Rp30.000 per bungkus. Variasi ini memberi ruang bagi konsumen dari berbagai segmen pasar.

Pemasaran dilakukan melalui sistem titip jual di sejumlah pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Pasar Kapaleo. Pola ini dinilai efektif untuk memperkenalkan produk secara luas di wilayah Kecamatan Pulau Gebe. Ketua kelompok, Ibu Fahima, menyampaikan bahwa hasil penjualan yang telah masuk ke kas kelompok mencapai Rp5.000.000 dan akan digunakan sebagai modal bergulir untuk produksi berikutnya.

“Kami terus menjaga kualitas rasa dan kemasan agar tetap diminati masyarakat,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada produksi, kelompok juga memperkuat manajemen usaha. Pencatatan keuangan, penggunaan kemasan berlabel, serta perencanaan produksi berbasis permintaan pasar mulai diterapkan. Pendampingan dari fasilitator desa dan kabupaten turut membantu meningkatkan kapasitas anggota dalam mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan.

Ke depan, Kelompok Demplot Manis Manja berencana memperluas jaringan distribusi ke toko-toko modern di tingkat kecamatan dan kabupaten. Bahkan, produk keripik pisang ini direncanakan untuk dipasarkan di kantin kapal yang melayani rute pelayaran dari Kabupaten Halmahera Tengah menuju Pelabuhan Sorong. Langkah ini diharapkan membuka akses pasar antarwilayah dan meningkatkan volume penjualan.

Kelompok juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia atas dukungan melalui Program TEKAD. Bantuan peralatan, modal usaha, serta pendampingan teknis dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong perkembangan usaha.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, keripik pisang “Manis Manja” diharapkan menjadi salah satu produk unggulan Desa Kapaleo sekaligus penggerak ekonomi lokal yang mandiri dan berkelanjutan di Pulau Gebe. Di tengah tantangan wilayah kepulauan, inovasi sederhana seperti ini membuktikan bahwa nilai tambah bisa lahir dari kebun sendiri—asal dikelola dengan tekad yang manis, tapi tetap manja pada kualitas. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com