Warga Sasur Pantai Desak Pemerintah Segera Relokasi Desa

Editor: Admin


Halmahera Barat – Riksan Nuru, warga Desa Sasur Pantai, Kecamatan Sahu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menyampaikan permohonan terbuka kepada pemerintah daerah agar segera merealisasikan relokasi desa yang dinilai rawan bencana.

Menurut Riksan, kondisi geografis Sasur Pantai yang berada di antara perbukitan dan pesisir laut membuat warga hidup dalam kekhawatiran. Ia menyebut ancaman longsor dari perbukitan dan gelombang laut yang semakin kuat setiap tahun menjadi risiko nyata bagi keselamatan masyarakat.

“Setiap hujan deras kami was-was, setiap ombak besar kami takut rumah hanyut. Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban jiwa,” ujar Riksan.

Desa Sasur Pantai berada di koordinat 1,2586812 Lintang Utara dan 127,4245496 Bujur Timur. Warga menilai lokasi tersebut sudah tidak lagi aman untuk dihuni dalam jangka panjang.

Riksan mengatakan masyarakat telah bersepakat untuk pindah ke lokasi yang lebih aman. Namun, keterbatasan ekonomi menjadi kendala utama. Sebagian warga memang memiliki lahan di tempat baru, tetapi banyak yang tidak memiliki tanah maupun biaya untuk membangun rumah.

Mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan dan petani kecil dengan penghasilan terbatas. “Kalau kami pindah tanpa lahan dan rumah, kami hanya memindahkan masalah,” katanya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dapat menyediakan lahan relokasi, membangun rumah layak huni, serta mendampingi proses pemindahan agar masyarakat dapat memulai kehidupan baru dengan aman.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana relokasi Desa Sasur Pantai.

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com