Ternate –
Konferensi Daerah (Konferda) ke-III Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan
Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara resmi dibuka di Gedung Mina,
Asrama Haji, Kota Ternate, Sabtu (28/2/2026). Agenda organisasi ini disebut
sebagai momentum penting kebangkitan dan rekonsiliasi internal pasca dinamika
yang sempat memicu perpecahan di tubuh GMNI Maluku Utara.
Ketua Umum
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Risyad Fahlefi, yang hadir langsung dalam
pembukaan, menegaskan pentingnya soliditas kader sebagai fondasi utama
membangun organisasi yang lebih kuat dan progresif.
“Konferda
ini harus menjadi momentum rekonsiliasi dan konsolidasi untuk membawa DPD GMNI
Maluku Utara lebih baik ke depan. Seluruh kader GMNI adalah calon pemimpin
bangsa,” tegasnya.
Risyad juga
mengapresiasi peran Persatuan Alumni (PA) GMNI Maluku Utara yang dinilai tetap
menjaga eksistensi organisasi di tengah berbagai dinamika internal.
Sementara
itu, Ketua Panitia Konferda, M. Asrul, secara khusus menyampaikan penghargaan
kepada dua kader yang saat ini bertugas di DPP GMNI, yakni Irfandi Norau dan
Recky Forno. Menurutnya, keduanya memiliki kontribusi besar dalam proses
penyatuan kembali GMNI Maluku Utara.
“Bung Fandi
dan Bung Recky berperan penting dalam proses rekonsiliasi. Atas kedewasaan
mereka, GMNI Maluku Utara kembali disatukan setelah sebelumnya terjadi konflik
kepentingan yang memicu perpecahan,” ujar Asrul.
.jpeg)