Hari Kelima, Operasi SAR Nelayan Hilang di Perairan Galala Terus Dimaksimalkan

Editor: Admin

 

Foto istimewa 

Sofifi, 27 Februari 2026 – Memasuki hari kelima, operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Desa Galala, Sofifi, masih terus dilakukan secara intensif oleh Kantor Pencarian Dan Pertolongan Ternate bersama unsur SAR gabungan.

Korban diduga terjatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Galala, wilayah Sofifi, yang secara administratif masuk dalam Kota Tidore Kepulauan.

Koordinator tim di lapangan, Fikram, menyampaikan bahwa pada hari kelima pencarian, tim melakukan penyisiran ke arah selatan perairan Galala hingga perairan Sidangoli. Namun hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIT, korban belum berhasil ditemukan.

“Tim terus memaksimalkan area pencarian dengan memperluas sektor hingga ke perairan Sidangoli. Seluruh unsur bekerja optimal meski kondisi cuaca cukup menantang,” ujarnya.

Operasi SAR dibagi dalam empat Search and Rescue Unit (SRU). SRU 1 menggunakan Rubber Boat Basarnas, SRU 2 menggunakan Rubber Boat BPBD, sementara SRU 3 dan SRU 4 masing-masing menggunakan longboat milik masyarakat. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah dan warga dalam upaya kemanusiaan.

Teknologi juga dikerahkan untuk memperluas jangkauan pencarian. Tim turut melibatkan drone bawah laut milik Universitas Khairun guna membantu mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah permukaan air. Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Tim Rescue Kansar Ternate, Polairud Polda Malut, Brimob Polda Malut, BPBD Prov Malut, masyarakat setempat, serta keluarga korban.

Kendala di lapangan menjadi tantangan tersendiri. Cuaca yang cepat berubah, angin kencang, arus laut yang cukup kuat, serta hujan yang kerap turun, menjadi faktor yang memperberat proses pencarian. Meski demikian, semangat dan komitmen tim SAR gabungan tetap terjaga.

Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan pada hari keenam dengan evaluasi dan strategi penyisiran yang disesuaikan dengan perkembangan kondisi cuaca dan arus laut.

Upaya tanpa henti ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan dan profesionalisme Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate bersama seluruh unsur terkait dalam menjalankan misi kemanusiaan. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala. (Red/tim)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com