Rp9 Miliar Anggaran Pariwisata, Realisasi 96 Persen

Editor: Admin

Festival Saruma Festival Saruma Jadi Penopang Utam Ekonomi Warga

Alidano Hasan (dok: Idham/Lugopost id) 
LABUHA, MALUKU UTARA--- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan menggelar rapat pembahasan realisasi anggaran Tahun Anggaran 2025 bersama Dinas Pariwisata, yang berlangsung di Ruang Badan Anggaran (Banggar) DPRD, lantai II, Selasa (7/1/2025). 

Dalam rapat tersebut, DPRD mengevaluasi pelaksanaan program serta tingkat serapan anggaran Dinas Pariwisata sepanjang tahun 2025. Kepala Dinas Pariwisata Halmahera Selatan, Alidano Hasan, menjelaskan bahwa total pagu anggaran yang dikelola instansinya pada 2025 mencapai sekitar Rp9 miliar lebih.

Untuk tahun 2025, pagu anggaran Dinas Pariwisata sekitar Rp9 miliar sekian, dan realisasi anggarannya mencapai kurang lebih 96 persen,” ujar Alidano Hasan saat ditemui jurnalis Lugopost usai rapat Rabu, (7/1/2026) 

Alidano merinci, dari total anggaran tersebut, belanja modal mencapai sekitar Rp1 miliar, sementara belanja operasional sekitar Rp6 miliar lebih, yang mencakup gaji pegawai serta kebutuhan operasional lainnya. Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk kegiatan promosi pariwisata dan kebudayaan.

Menurutnya, salah satu program unggulan Dinas Pariwisata pada 2025 adalah promosi pariwisata menyasar wisatawan mancanegara, khususnya melalui jaringan kapal selam wisata (dive boat) di Jakarta. Program ini dinilai berhasil mendatangkan wisatawan asing ke sejumlah destinasi unggulan di Halmahera Selatan, seperti Kepulauan Sali, baik melalui jalur laut maupun udara.

Selain promosi, Festival Saruma menjadi kegiatan strategis yang memberikan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat. Alidano menyebut festival tersebut mampu menciptakan perputaran ekonomi yang tinggi, khususnya bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Indikator keberhasilan kegiatan festival dilihat dari sirkulasi ekonomi di masyarakat. Dari catatan kami, satu tenan UMKM bisa meraih pendapatan minimal Rp2–3 juta per hari, bahkan di hari-hari terakhir ada yang mencapai Rp30 juta per hari,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan kebudayaan yang didanai melalui APBD pada prinsipnya telah terealisasi, meski masih terdapat sisa anggaran kecil yang belum terserap sepenuhnya. Untuk pengadaan barang, Dinas Pariwisata hanya melakukan pengadaan terbatas, seperti laptop kantor dan lain-lain.

Dari sisi pendapatan, Alidano menyampaikan capaian yang cukup menggembirakan. Realisasi pendapatan Dinas Pariwisata pada 2025 mencapai lebih dari 100 persen, tepatnya sekitar 103,50 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 100 persen.

Target pendapatan tercapai bahkan melebihi. Ini menjadi motivasi bagi kami ke depan,” ujarnya.

Untuk Tahun Anggaran 2026, Dinas Pariwisata Halmahera Selatan berencana melakukan optimalisasi program dengan memperkuat kolaborasi bersama UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, guna meningkatkan dampak ekonomi sekaligus daya tarik pariwisata daerah.

Sementara jika dibandingkan dengan tahun 2024, Alidano mengakui realisasi saat itu belum mencapai target, meski selisihnya tidak signifikan, yakni sekitar 96 persen”. tandansya. (*) 


Editor | Idham Hasan

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com