![]() |
| foto istimewa |
Jakarta, 21 Desember 2025 — Muhammad Aras Prabowo menegaskan bahwa beredarnya akun WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya merupakan aksi penipuan. Modus tersebut dilaporkan terjadi sejak dua hari terakhir dan telah mengganggu kolega, rekan, serta sejumlah grup yang berkaitan dengannya.
Berdasarkan keterangan sejumlah pihak yang dihubungi pelaku, akun WhatsApp palsu tersebut menggunakan foto profil dan nama yang menyerupai Dr. Aras. Pelaku menghubungi korban melalui pesan singkat dan panggilan telepon dengan berbagai modus, mulai dari penawaran kerja sama bisnis, investasi dengan janji keuntungan, hingga permintaan transfer dana.
Dr. Aras menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa seluruh pesan dan panggilan dari akun tersebut bukan berasal darinya. Ia mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang memanfaatkan identitas pihak lain. Menurutnya, praktik semacam ini marak terjadi di aplikasi pesan instan dan kerap menargetkan relasi profesional korban.
Dalam pernyataan resminya, Dr. Aras meminta agar setiap pesan mencurigakan tidak ditanggapi, tidak dilakukan pengiriman dana, serta tidak dibagikan informasi pribadi apa pun. Ia juga menyarankan agar pihak yang menerima pesan tersebut menyimpan bukti percakapan, tangkapan layar, serta nomor pengirim guna memudahkan proses penelusuran.
Bagi masyarakat yang merasa dirugikan, Dr. Aras mendorong agar segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib serta melalui kanal pelaporan resmi WhatsApp. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah meluasnya korban penipuan dengan modus serupa.
Dr. Aras menutup imbauannya dengan mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam berkomunikasi secara digital dan perlunya saling mengingatkan di lingkungan masing-masing agar potensi korban lain dapat dihindari.


