Dr. Amran Husen minta DPRD Malut teliti dan coret prioritas jalan 2026 yang muncul tanpa dasar perencanaan
![]() |
| Foto istimewa |
Peringatan ini disampaikan setelah ia mencermati peta perencanaan pembangunan yang menjadi acuan pemerintah daerah. Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya tidak tercantum sebagai prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tiba-tiba dimunculkan sebagai proyek prioritas pada tahun 2026.
Ia menilai bahwa DPRD memiliki kewenangan sekaligus tanggung jawab untuk memastikan setiap usulan program pemerintah bersumber dari dokumen perencanaan resmi. Dengan demikian, tidak ada proyek yang “disisipkan” tanpa dasar perencanaan yang jelas.
“Teman-teman DPRD harus kritis dalam membaca dokumen RPJMD. Jika ada proyek jalan yang tidak tercantum di dalam dokumen, maka seharusnya bisa digugurkan. Tidak boleh tiba-tiba masuk hanya karena alasan tertentu,” tambahnya.
Menurut Dr. Amran, ketaatan pada dokumen RPJMD sangat penting untuk menjaga tata kelola pembangunan yang akuntabel dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan sesaat.
Ia berharap DPRD Malut benar-benar menjalankan fungsi pengawasannya, terutama pada tahap pembahasan anggaran 2026, agar seluruh program yang disetujui berbasis data, perencanaan yang sah, dan relevan dengan kebutuhan daerah. (*)
Editor | Idham Hasan
Simak breaking news dan berita pilihan LUGOPOST langsung dari WhatsApp-mu!Klik 👉 Channel LUGOPost.id Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Sumber : LUGOPOST.


