Dinkes Halsel Bergerak Cepat Tangani Wabah Pascabencana

Editor: Admin

Asia Hasyim Foto: (Lugopost/Idham)
LABUHA,LUGOPOST– Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan mencatat sebanyak 21 jenis penyakit mulai menyerang warga terdampak banjir di wilayah Bacan dan sekitarnya, pascabencana yang terjadi pada Minggu, 22 Juni 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Halsel, Asia Hasyim, mengatakan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak hari pertama banjir mulai surut. Satu posko utama tanggap darurat didirikan, disertai dengan pengiriman petugas keliling ke seluruh titik pengungsian dan permukiman warga.

“Seluruh wilayah terdampak kami jangkau. Tidak ada satu pun titik yang kami abaikan. Pelayanan kesehatan dan distribusi obat dilakukan secara merata,” ujar Asia kepada wartawan, Selasa (1/7).

Berdasarkan data dari posko utama, sejumlah penyakit terbanyak yang menyerang warga antara lain mialgia (nyeri otot) sebanyak 6 kasus, febris (demam) 5 kasus, hipertensi 4 kasus, serta masing-masing 3 kasus batuk, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), sefalalgia (sakit kepala), dan luka (vulnus).

Selain itu, terdapat 2 kasus lemah badan (general weakness)dan sejumlah penyakit lain yang tercatat masing-masing satu kasus, meliputi: diare, muntah, dispepsia, nyeri perut, parestesia, vertigo, tonsilitis, karies gigi, gingivitis, gout, hiperurisemia, serta dugaan gangguan perut (susp. abdomen).

Asia menyebutkan, pelayanan kesehatan intensif diberikan terutama di lima wilayah terdampak parah, yakni Desa Labuha, Amasing Kota, Amasing Kota Barat, Amasing Kota Utara, dan Amasing Kali. 

Selain pengobatan, Dinkes juga mengerahkan tim surveilans untuk mendeteksi secara dini potensi penyebaran penyakit menular, sekaligus memberikan edukasi langsungkepada masyarakat tentang pentingnya sanitasi, air bersih, dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

“Kami tidak hanya mengobati, tetapi juga mengedukasi warga agar tahu cara mencegah penyakit. Upaya ini penting agar tidak terjadi lonjakan kasus pascabencana,” tambah Asia.

Dinas Kesehatan Halmahera Selatan juga terus melakukan pemantauan aktif. Warga diimbau segera melapor ke petugas kesehatan terdekat jika mengalami gejala baru atau keluhan serius, agar bisa segera ditangani secara medis. (Idham)


Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com