Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas keberhasilan Desa Petak dalam mencapai status Desa Mandiri. Desa Petak telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk peningkatan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen masyarakat desa serta dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pusat.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto, dr. Ikfina Fatmawati, SE, M.Si, mengapresiasi pencapaian Desa Petak dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Mojokerto. “Pencapaian Desa Petak ini merupakan bukti nyata bahwa dengan kerja keras, kebersamaan, dan dukungan dari semua pihak, kita dapat mencapai keberhasilan yang luar biasa. Saya berharap Desa Petak dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki,” ujar Ikfina.
Ikfina juga menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak-pihak terkait dalam memajukan desa. “Keberhasilan ini tidak bisa diraih tanpa adanya sinergi dan kerja sama yang baik. Saat ini, sebanyak 299 desa di Kabupaten Mojokerto sudah mendapatkan predikat Desa Mandiri. Ini terdiri dari 69 desa pada tahun 2022, 150 desa pada tahun 2023, dan 80 desa pada tahun 2024. Saya mengajak seluruh kepala desa di Kabupaten Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desanya masing-masing, demi terwujudnya kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.
Supoyo S.H, Kepala Desa Petak, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diterima. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas penghargaan ini. Ini adalah hasil kerja keras seluruh warga desa dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja keras dan kebersamaan kita dalam membangun desa tidak sia-sia,” ujarnya.
Supoyo juga menjelaskan bahwa keberhasilan Desa Petak dalam meraih status Desa Mandiri didukung oleh berbagai inisiatif dan program pembangunan yang telah dijalankan. Salah satu inisiatif yang menonjol adalah pengembangan objek wisata Mojo Kembangsore Park (MKP) dan Lampion Garden (Molagar). Kedua objek wisata ini tidak hanya meningkatkan daya tarik desa bagi wisatawan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
“Dengan adanya Mojo Kembangsore Park dan Lampion Garden, kami berhasil meningkatkan perekonomian desa melalui berbagai usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Wisata ini telah menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan warga. Selain itu, kontribusi pendapatan asli desa (PADes) dari sektor pariwisata juga meningkat, sehingga kami dapat mengalokasikan dana untuk pembangunan infrastruktur dan layanan publik lainnya,” tambah Supoyo.
Keberhasilan Desa Petak dalam meraih status Desa Mandiri juga didukung oleh upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dan transparansi dalam pengelolaan anggaran desa. Dalam beberapa tahun terakhir, Desa Petak telah mengimplementasikan berbagai program untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
Supoyo menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi merupakan awal dari tantangan baru untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat desa. “Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras dan berinovasi dalam mengelola potensi desa. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus maju dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola potensi lokal dan memajukan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Untuk diketahui, pada penyerahan SK perpanjangan masa jabatan Kepala Desa, Bupati Ikfina juga menyerahkan secara langsung piagam dan lencana desa mandiri kepada para kepala desa se-Kabupaten Mojokerto. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dan kebersamaan dapat menghasilkan prestasi yang membanggakan, serta menginspirasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dan berusaha menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Dengan diraihnya penghargaan Desa Mandiri Tahun 2023, Desa Petak kini semakin dikenal sebagai salah satu desa yang berhasil mengelola potensi lokalnya secara optimal. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi desa-desa lain untuk terus berbenah dan berinovasi dalam mengelola sumber daya yang dimiliki, demi terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa di seluruh Indonesia.


