Iran Anggap Serangan Israel Hanya Mainan

Editor: Admin

Ilusatrasi Gambar ini Milik RRI.co.id
lugopost.- Menurut laporan dari CNN Indonesia, Amerika Serikat dikabarkan menerima informasi tentang rencana serangan Israel terhadap Iran pada Jumat lalu, tepat sebelum serangan tersebut dilaksanakan. Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, mengungkapkan bahwa Washington diberitahu mengenai hal tersebut hanya beberapa menit sebelum serangan dilancarkan, tanpa detail yang jelas.

"Tajani menyatakan bahwa Amerika Serikat diberitahu pada menit-menit terakhir sebelum serangan," demikian diungkapkan Tajani, yang menjadi tuan rumah pertemuan menteri luar negeri G7 di Capri pada hari yang sama.

Sementara Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, menolak untuk berkomentar langsung mengenai serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran. Ia hanya menyatakan bahwa Washington tidak terlibat dalam operasi ofensif apapun.

"Blinken menegaskan bahwa ia tidak akan berkomentar mengenai peristiwa tersebut, sementara fokusnya dan seluruh anggota G7 adalah pada upaya de-eskalasi," ujar Blinken dalam konferensi pers, seperti yang dilaporkan oleh AFP.

Serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Iran pada Jumat tersebut menjadi perhatian dunia, bahkan memaksa G7 untuk mengubah agenda pertemuan mereka pada hari itu guna menanggapi situasi tersebut.

Dalam pernyataan bersama, para menteri luar negeri G7 menekankan pentingnya mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik tersebut.

Serangan Israel tersebut dilakukan dengan meluncurkan tiga drone ke pangkalan militer Iran di Kota Isfahan pada Jumat, meskipun telah ada peringatan dari negara-negara Barat untuk menghindari peningkatan ketegangan di Timur Tengah.

Serangan tersebut merupakan respons dari Iran atas serangan yang dilakukan oleh Israel pada 13 April, yang mana Iran menembakkan ratusan drone dan rudal ke Israel sebagai balasan atas serangan Israel terhadap kedutaan besar Teheran di Damaskus, Suriah, pada 1 April lalu.

Meskipun Iran telah bersumpah untuk memberikan respons yang keras jika diserang oleh Israel, hingga saat ini Teheran belum memberikan tanggapan serius terhadap serangan drone tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amirabdollahian, bahkan menganggap serangan tersebut hanya sebagai "mainan yang biasa dimainkan anak-anak."

"Dalam pandangan Amirabdollahian, apa yang terjadi bukanlah sebuah serangan, melainkan lebih seperti permainan yang dilakukan oleh anak-anak," demikian dikatakan Amirabdollahian dalam wawancara dengan NBC News pada Jumat.

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com