GEKRAFS Halsel Resmi Dilantik, Agromaritim Jadi Fokus Pengembangan Ekonomi Kreatif

Hamka Jufri dorong hilirisasi produk lokal, penguatan UMKM, serta peluang usaha baru bagi petani dan nelayan

Editor: Admin

 Reporter: IL | Editor : Idham Hasan 

Ketua dan Sekretaris DPW GEKRAFS Provinsi Maluku Utara, Imran Guricci, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Ketua DPC GEKRAFS Halmahera Selatan, Hamka Jufri, sebagai tanda resmi pengesahan kepengurusan periode 2026–2029.

BACAN, LUGOPOST.ID | Kekayaan laut dan hasil bumi Halmahera Selatan menyimpan peluang besar untuk mendongkrak ekonomi masyarakat. Namun, potensi tersebut membutuhkan sentuhan inovasi agar tidak berhenti sebagai bahan mentah, melainkan diolah menjadi produk bernilai jual tinggi melalui pengembangan ekonomi kreatif.

Komitmen mendorong potensi tersebut ditegaskan Ketua DPC Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Halmahera Selatan, Hamka Jufri, usai pelantikan pengurus DPC GEKRAFS Halsel di Aula Penginapan Fira, Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Minggu (18/10).

Mengusung tema “Sinergi untuk Kemajuan Ekraf di Halmahera Selatan”, Hamka menegaskan pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat.

Menurutnya, Halmahera Selatan memiliki potensi agromaritim yang besar, didukung tanah subur dan sumber daya kelautan yang melimpah. Potensi tersebut perlu dikembangkan melalui inovasi dan hilirisasi agar mampu memberikan nilai ekonomi lebih tinggi bagi masyarakat.

Ia mencontohkan, kelapa dapat diolah menjadi berbagai produk turunan bernilai jual tinggi. Hasil perikanan juga bisa dikembangkan melalui inovasi kuliner dan kemasan modern, sementara keindahan pesisir dapat dipromosikan sebagai destinasi wisata bahari dengan memanfaatkan konten kreatif dan teknologi digital.

“Agromaritim adalah masa depan, dan ekonomi kreatif menjadi mesin penggeraknya,” Ujar Hamka kepada media ini Minggu (18/10)

Pengurus DPC GEKRAFS Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, Taliabu, serta DPW GEKRAFS Provinsi Maluku Utara berfoto bersama usai pelantikan pengurus periode 2026–2029. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dan mendorong pengembangan ekonomi kreatif di Maluku Utara.

Di hadapan Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin, Hamka yang juga merupakan pelaku usaha di sektor perikanan menyatakan kesiapan GEKRAFS untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi, terutama penguatan UMKM dan pengembangan produk lokal.

Wakil Ketua HIPMI Halmahera Selatan itu menegaskan, komitmen GEKRAFS diwujudkan melalui gerakan 4L, yakni Literasi ekonomi kreatif, Lahirnya pengusaha baru, Luasnya lapangan kerja, dan Lestarikan produk lokal.

Ia berharap pengurus yang baru dilantik mampu menerjemahkan semangat organisasi menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Pengembangan industri kreatif, kata dia, harus menjadi salah satu upaya mendorong kemandirian petani dan nelayan sekaligus membuka peluang usaha baru.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua DPW GEKRAFS Provinsi Maluku Utara Imran Guricci, Ketua IWAPI Maluku Utara Zafira Imran Gurici, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Suhdan Kasuba, Ketua GOW Mardiana Bopeng, Pimpinan BSI Surahman, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif Ali Dano Hasan, serta sejumlah pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

Hamka mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inovatif dan berdaya saing. Dengan kolaborasi dan pengolahan potensi lokal yang berkelanjutan, kekayaan agromaritim Halmahera Selatan diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi lebih luas bagi masyarakat. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com