Reporter : IL | Editor : Idham Hasan
Pembangunan ruas jalan tersebut menjadi kabar baik bagi masyarakat Jikohay. Akses yang terus dibenahi diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, termasuk pengangkutan hasil pertanian serta kebutuhan sehari-hari.
Perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan infrastruktur hingga wilayah kepulauan juga menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan. Melalui peningkatan akses jalan, pemerintah berupaya membuka konektivitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di tingkat desa.
Pelaksana pekerjaan, Jarkasih Hi. Ali saat diwawancarai sejumlah media menjelaskan, progres pembangunan jalan tersebut kini telah mendekati tahap penyelesaian. Pekerjaan yang tersisa sekitar 120 meter dan ditargetkan tuntas dalam pekan ini.
“Sekarang tinggal sekitar 120 meter lagi. Sebenarnya pekerjaan sudah hampir selesai, hanya terkendala pengiriman material berupa batu,” ujar pria yang akrab disapa Dar itu, Senin (21/26).
Ia menjelaskan, kendala penyelesaian pekerjaan terjadi pada proses pengangkutan material dari Labuha menuju Obi. Kondisi angin kencang dan gelombang laut yang cukup kuat membuat pengiriman material harus menyesuaikan kondisi laut.
Meski demikian, kendala tersebut tidak menghentikan proses penyelesaian pekerjaan. Kapal pengangkut material dari Labuha menuju Obi telah diberangkatkan untuk memenuhi kebutuhan material pada tahap akhir pembangunan.
“Hari ini kapal pengangkut material dari Labuha menuju Obi. Yang pasti, minggu ini semua pekerjaan sudah akan tuntas,” tandasnya. (*)



