Hilang 4 Hari di Laut, Jefri Ditemukan Nelayan Bitung

Pria asal Papua hilang empat hari di laut setelah kehabisan BBM. Jefri ditemukan KM Cancer 08 dan ikut hingga Pelabuhan Perikanan Bacan.

Editor: Admin

Reporter : IL  | Editor  : Idham Hasan 

Jefruson Ambafen alias Jefri, pria asal Papua yang ditemukan setelah empat hari terombang-ambing di laut dan dibawa KM Cancer 08 hingga tiba di Pelabuhan Perikanan Bacan. FOTO: IL/LUGOPOST

BACAN, LUGOPOST.ID | Empat hari terombang-ambing di tengah laut tanpa makanan, setelah kehilangan arah dan kehabisan bahan bakar, Jefruson Ambafen alias Jefri, 25 tahun, akhirnya diselamatkan. Pria asal Papua itu ditemukan menjelang Magrib oleh nelayan KM Cancer 08 asal Bitung, Sulawesi Utara, yang tengah berlayar menuju Bacan.

Kisah Jefri bermula ketika dirinya pergi ke kebun menggunakan perahu fiber bermesin 15 PK. Saat hendak kembali ke Desa Der, Kecamatan Kafiau, Kabupaten Raja Ampat, perjalanan berubah menjadi petaka setelah kabut dan ombak membuat pandangannya terbatas hingga kehilangan arah.

Dalam kondisi tersebut, Jefri tidak membawa telepon seluler untuk meminta pertolongan. Situasi semakin sulit setelah bahan bakar Pertamax yang dibawanya habis. Perahunya pun terus terombang-ambing tanpa arah di tengah laut.

Selama empat hari berada di laut, Jefri mengaku tidak mengonsumsi makanan. Ia hanya bertahan hidup dengan meminum air yang tersedia.

Dalam perjalanan tersebut, Jefri kemudian terdampar di Pulau Gag, wilayah Kabupaten Halmahera Tengah. Harapan untuk mendapatkan pertolongan akhirnya datang menjelang Magrib, ketika keberadaannya ditemukan oleh Jun-Jun Manabung, nelayan KM Cancer 08.

Kapal nelayan asal Bitung itu kemudian memberikan pertolongan dan membawa Jefri bersama mereka menuju Bacan. Setelah perjalanan dilanjutkan, Jefri akhirnya tiba di Pelabuhan Perikanan Desa Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan.

Jefruson Ambafen diketahui lahir di Desa Der, Kecamatan Kafiau, Kabupaten Raja Ampat, Papua, pada 31 Desember 2000. Ia merupakan seorang petani, belum menikah, beragama Kristen, dan merupakan lulusan SMP Negeri 3 Raja Ampat.

Terpisah Kepala UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah Wilayah V Bacan, Fahrudin Hadji, S.Pi., M.Si., saat dikonfirmasi media ini membenarkan bahwa Jefri telah tiba di Bacan dan saat ini berada di kantor UPTD Balai Pengelolaan Pelabuhan Perikanan Daerah Wilayah V Bacan.

“Alhamdulillah, saat ini Jefri telah kami amankan dan sudah bisa berkoordinasi langsung dengan keluarganya di Papua,” ujar Fahrudin.

Ia mengatakan, setelah dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga, Jefri direncanakan kembali ke Papua pada Jumat, 2 Oktober 2026, menggunakan Kapal Sabuk Nusantara.

“Kami telah mengamankan yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan keluarganya. Selanjutnya yang bersangkutan akan dipulangkan ke Papua,” tandasnya. (*)

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com