Apresiasi Aksi Cipayung Untuk Rakyat di Gedung DPRD Halsel

Editor: Admin

Oleh: Achmad Dijanto Sajuti

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Halmahera Selatan 


Bohabua Kita Arat, Bafaraq Kita Narampak

LUGOPOST. ID,BACAN-- Demokrasi tidak hanya hidup di atas lembaran undang-undang, melainkan bernapas nyata ketika ruang menyampaikan pendapat dibuka seluas-luasnya. Hari ini, di Bumi Saruma, pintu gerbang Kantor DPRD Kabupaten Halmahera Selatan terbuka lebar menyambut langkah mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung. 

Mereka melangkah bukan untuk menimbulkan kegaduhan, melainkan membawa suara kegelisahan yang dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat: kenaikan harga Bahan Bakar Minyak dan pelemahan nilai tukar rupiah yang semakin menekan daya beli serta sendi-sendi perekonomian daerah.

Seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berlangsung dalam suasana tertib, damai, dan penuh tanggung jawab. Suara mahasiswa diterima langsung oleh jajaran fraksi DPRD, menjadi bukti bahwa jalur komunikasi antara rakyat dan lembaga perwakilan tetap terjaga.

Usai pertemuan berakhir, sejumlah wartawan yang meliput peristiwa ini mengajukan pertanyaan: “Apa makna sebenarnya dari aksi ini? Apakah hanya sekadar menyampaikan keluhan, atau ada harapan konkret yang ingin dicapai? Bagaimana DPRD menjamin aspirasi ini tidak hanya berhenti di ruang pertemuan saja?”

Pertanyaan itu menjadi cerminan rasa ingin tahu publik, sekaligus ujian keseriusan setiap pihak yang terlibat. Menjawab hal itu, perlu dipahami: menyampaikan pendapat bukanlah bentuk perlawanan terhadap pemerintah, melainkan wujud kepedulian dan kecintaan kepada daerah. Demokrasi yang sehat tidak tumbuh dari keheningan mutlak, melainkan berkembang dari keberanian menyampaikan kenyataan dengan cara yang bermartabat.

Di tengah gejolak ekonomi yang melanda negeri, kenaikan harga energi dan melemahnya nilai tukar rupiah membawa dampak yang terasa nyata. Biaya hidup melonjak, kebutuhan pokok terasa semakin mahal, dan ketahanan ekonomi rumah tangga berada di titik yang rentan. Kekhawatiran yang disuarakan mahasiswa bukan sekadar pendapat kelompok semata, melainkan cerminan luasnya kegelisahan di tengah masyarakat. 

Suara ini hendaknya menjadi peringatan sekaligus panduan bagi penyelenggara pemerintahan untuk mengambil langkah nyata memperkuat jaring pengaman sosial, mengendalikan laju inflasi daerah, serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

Sebagai Sekretariat Dewan, kami menyadari sepenuhnya bahwa lembaga ini adalah jembatan utama penghubung antara aspirasi publik dan kebijakan daerah. Tidak ada suara yang terlalu kecil untuk didengar, tidak ada kegelisahan yang boleh diabaikan. Jawaban atas pertanyaan rekan jurnalis itu ada pada komitmen kerja nyata: setiap masukan yang disampaikan hari ini akan dicatat, diteliti, dan kami kawal proses penindaklanjutannya sesuai kewenangan dan koridor hukum yang berlaku.

Momen ini tidak perlu dijadikan ruang untuk saling menyalahkan. Perbedaan pandangan adalah napas demokrasi, namun kesatuan tujuan adalah kekuatan yang akan menggerakkan “Perahu Saruma” melaju menuju kemajuan. Jalan terbaik menyelesaikan setiap persoalan tetaplah melalui dialog dan musyawarah.

Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa, aparat keamanan, rekan-rekan jurnalis yang meliput secara berimbang, serta seluruh pihak yang menjaga suasana tetap kondusif. Semoga semangat kepedulian ini menjadi energi positif bagi pembangunan Halmahera Selatan yang adil, makmur, dan bermartabat.

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Mari pererat tali silaturahmi, jaga kedamaian, dan wujudkan Bumi Saruma yang mandiri dan religius.

 

Share:
Komentar

Berita Terkini

 
Desain: indotema.com