Labuha, Maluku Utara – Turnamen sepak bola BAM CUP resmi dibuka dengan penuh khidmat dan kemeriahan. Event yang digelar oleh pemuda BAM ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba, Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin, Anggota DPR RI Alqosam Kasuba, serta Yang Mulia (YM) Sultan Bacan, M. Irsyad Maulana Sjah.
Dalam sambutannya, Sultan Bacan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini dan menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan dalam olahraga maupun kehidupan bermasyarakat.
"Sepak bola bukan hanya soal mencetak gol. Dalam tim, ada yang menyerang, bertahan, mengatur ritme permainan, dan menjaga pertahanan terakhir. Setiap posisi memiliki peran, dan tanpa kerja sama, tidak ada kemenangan," ujarnya.
Ia mengajak masyarakat Halmahera Selatan untuk meneladani semangat kerja sama dalam sepak bola sebagai prinsip dalam membangun negeri. Menurutnya, Negeri Saruma tidak akan maju jika setiap individu berjalan sendiri-sendiri. Sebaliknya, dengan kebersamaan dan dukungan satu sama lain, keberhasilan individu akan menjadi kemenangan bagi semua.
Sportivitas dan Kepatuhan pada Aturan
Selain menyoroti pentingnya kebersamaan, Sultan Bacan juga mengingatkan bahwa dalam setiap permainan selalu ada wasit dan aturan. Dalam kehidupan sehari-hari, wasit itu adalah adat, agama, dan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan keadilan, baik di dalam lapangan maupun dalam kehidupan sosial.
Ajakan Bersama Membangun Negeri
Sebagai cucu Pahlawan Pemekaran Negeri Saruma, Sultan Bacan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun negeri dengan semangat persatuan dan kebersamaan.
"Dangang Ku Haro – Mari Bersama Membangun Negeri," serunya.
Ia mengingatkan bahwa sejak dahulu, Bacan adalah tanah perjuangan dan persatuan. Saat Sultan Alauddin I memindahkan ibu kota Kesultanan dari Kasiruta ke Bacan, ia tidak hanya memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga membawa semangat baru bagi negeri ini.
"Ajakan ini bukan sekadar kata-kata, tetapi seruan untuk bersama-sama membangun, berjuang, dan memastikan bahwa negeri ini tetap kuat, adil, dan sejahtera," tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sultan Bacan mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan membangun kembali kejayaan Bacan.
"Mari kita satukan langkah, rapatkan barisan, dan bangun kembali kejayaan Bacan," tutupnya. (Idham | Lugopost.id)


